Internet Murah di Lotim akan Segera Diluncurkan

Kepala Dinas Kominfo Lotim, Ahmad Masfu saat ditemui di ruangannya oleh Tim Inside Lombok, di Selong, Kamis (27/08/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Program Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) untuk menciptakan Desa Pintar dengan menciptakan internet murah bagi masyarakat Lotim. September mendatang, internet murah tersebut akan mulai diluncurkan.

Kepala Dinas Kominfo Lotim, Ahmad Masfu mengatakan, program internet murah bagi masyarakat untuk menciptakan Desa Pintar akan segera diluncurkan. Program tersebut terus dikebut, mengingat adanya Pandemi Covid-19 yang hampir semua aktivitas dikerjakan lewat daring dan juga aktivitas belajar siswa.

“Hampir semua pekerjaan di tengah pandemi dilakukan melalui daring, salah satunya seperti belajar mengajar yang banyak membutuhkan kuota. Sehingga untuk mempermudah aktivitas tersebut, kita akan segera luncurkan internet murah,” ucapnya.

Saat ini progres pembangun 28 tower wifi yang disebar di daerah Lotim hampir rampung. Hanya menyisakan satu tower yang akan dibangun di wilayah perbukitan Pusuk Sembalun yang membutuhkan izin dari Balai TNGR terlebih dahulu.

“Kita sudah membangun 27 tower, tinggal satu tower yang akan kita bangun di wilayah Pusuk Sembalun. Insyaallah minggu ini akan kita bangun setelah selesai berkoordinasi dengan Balai TNGR,” katanya.

Ahmad menargetkan pada minggu pertama bulan September mendatang akan mulai diluncurkan program internet murah. Mengingat sekolah saat ini diperpanjang sehingga siswa maupun guru sangat membutuhkan akses untuk aktivitas belajar mengajar daring.

“Kita berusaha membantu masyarakat dengan membuat internet murah, mengingat harga paket saat ini terbilang mahal,” tuturnya.

Ahmad meminta agar nantinya masyarakat bisa lebih bijak menggunakan akses internet dengan tidak menggunakan akses internet untuk browsing situs-situs yang vulgar. Dikarenakan akses seperti itu kini sangat mudah untuk dicari.

“Kita akan terus imbau masyarakat untuk menggunakan akses internet dengan bijak, karena untuk menciptakan internet positif kita tidak bisa memblokir situs vulgar tersebut,” pungkasnya.