Jalur Sekotong Diusulkan Jadi Alternatif Jalan Pengangkutan Logistik MotoGP

Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid (baju hitam), saat mendampingi rombongan komisi V DPR RI dan Wagub NTB, Siti Rohmi Djalilah (kiri) meninjau kesiapan pelabuhan Gili Mas. Senin (11/10/2021). (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur’ani).

Lombok Barat (Inside Lombok) -Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid mengusulkan rute pengangkutan logistik untuk keperluan MotoGP di Mandalika dapat dilakukan melalui jalur alternatif Gili Mas – Mandalika dari jalur Sekotong. Pasalnya, jika harus melalui jalur utama di Gerung, rute yang diambil dinilai terlalu rumit.

Hal itu diungkapkan Fauzan saat mendampingi kunjungan rombongan komisi V DPR RI di pelabuhan Gili Mas, Lembar, Senin (12/10) lalu. “Harapan kita ada dua; yang pertama kita dibantu penataan kawasan, dan yang kedua itu jalan baru dari Gili Mas ke Mandalika,” ujarnya.

Menurutnya, RTRW untuk hal itu sudah disiapkan oleh pemerintah daerah. “Bisa dibayangkan, logistik MotoGP kalau diangkut melalui Gerung (BIL) yang menjadi satu-satunya jalur logistik se-NTB. Kalau ditambah dengan lintasan angkutan logistik MotoGP kan luar biasa,” sebutnya.

Untuk itu pihaknya mengusulkan alternatif jalan dari Gili Mas langsung tembus ke Mandalika melalui Sekotong. “RTRW Lombok Barat pengusulan ini sudah masuk, di RTRW Provinsi juga sudah masuk,” jelasnya. Saat ini pihaknya masih menunggu realisasi anggaran untuk mendukung usulan tersebut.

Menanggapi hal itu, Sudewo sebagai perwakilan rombongan komisi V DPR RI yang meninjau kesiapan pelabuhan Gili Mas menyebut persoalan mengenai akses jalan, baik dari Mandalika maupun dari Mataram menuju ke Gili Mas, bisa diupayakan melalui dukungan anggaran dalam APBN. Pihaknya akan mengusulkan program tersebut ke Kementerian PUPR.

“Pasti itu akan ditindaklanjuti, karena itu merupakan komitmen dari kementerian PUPR terhadap pemerintah NTB,” ujar Sudewo.

Sejauh ini, alasan pelabuhan kapal pesiar di bangun di Lembar atas dasar koordinasi dan rekomendasi dari pemerintah pusat. Sehingga dalam hal ini, pihaknya memastikan bahwa pemerintah pusat akan tetap memberi atensi atas persoalan akses dan infrastruktur di kawasan itu.

Wakil Gubernur NTB, Siti Rohmi Djalilah berharap dukungan dari komisi V DPR RI mengenai optimalisasi infrastruktur dari Gili Mas menuju Mandalika, maupun dari Mataram menuju Gili Mas bisa terwujud. Hal itu diakuinya sudah masuk dalam perencanaan pemerintah pusat.

“Itu kan sudah masuk perencanaan, kita pasti senang. Tinggal menunggu anggarannya” pungkas dia.