Jembatan Kuta-Awang Dekat Sirkuit MotoGP Mandalika Ambol

208
Sebuah mobil jenis minibus terperosok menyusul ambrolnya Jembatan Ngolang yang menghubungkan Desa Kuta dan Awang di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) akibat diterjang banjir pada Sabtu dini hari (14/3/2020). (Inside Lombok/ANTARA/Dinas PUPR NTB/Istimewa).

Mataram (Inside Lombok) – Jembatan Ngolang yang lokasinya berdekatan dengan pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika di Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, ambrol setelah diterjang banjir pada Sabtu dini hari.

Kepala Dinas PUPR NTB H Azhar di Mataram, Sabtu, mengatakan pihaknya langsung mendapatkan instruksi Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dan Wakilnya Hj Sitti Rohmi Djalilah untuk segera mengatasi putusnya jalan dari dan menuju jembatan Ngolang itu.

Pihaknya mengerahkan tim teknis dan alat berat ke lokasi ruas jalan yang longsor akibat terjangan banjir sekitar pukul 03.00 Wita, Sabtu dini hari.

“Kita laksanakan prosedur darurat dengan mengalihkan lalu lintas ke jalan kabupaten Desa Pongos, Kecamatan Pujut. Tim survey berada di lokasi dan melakukan langkah perbaikan yang diperlukan sementara,” ujarnya.

Ashar menegaskan sesuai arahan dan perintah Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, sesegera mungkin mengatasi kerusakan jalur jalan provinsi itu agar aktivitas lalu lintas masyarakat dari dan menuju Kuta-Awang, segera normal kembali. Sebab, hujan deras yang mengguyur Kuta Mandalika sejak Jumat malam menyebab duiker saluran drinase air selebar empat meter yang dilintasi jalur hotmix jalan provinsi tersebut ambrol.

“Akibat ambrolnya ruas jalan, satu mobil jenis minibus kijang dan satu unit sepeda motor ikut tersungkur serta satu orang menderita luka-luka,” terangnya.

Menurut mantan Kepala BPBD NTB itu, ruas jalan longsor adalah jalan provinsi yang menghubungkan Desa Kuta dan Awang Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Lokasi jembatan ambrol tersebut berada sekitar 500 meter dari lokasi proyek pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika.

“Pemerintah provinsi berkomitmen melakukan langkah cepat, darurat serta penanganan jangka panjang terhadap seluruh infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana alam. Hal ini untuk memastikan infrastruktur jalan NTB mantap dan tangguh bencana,” katanya. (Ant)