Kasus Covid-19 di Mataram Terus Bertambah

215
Data kasus Covid-19 di Provinsi NTB. (Inside Lombok/Dinas Kesehatan Provinsi NTB)

Mataram (Inside Lombok) – Kasus Covid-19 di Kota Mataram terus bertambah. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Provinsi NTB, per 20 Januari 2022 tercatat tiga kasus Covid-19 baru di Kota Mataram.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Suwandiasa, Jum’at (21/1) di Mataram mengatakan tambahan kasus tersebut dikonfirmasi pada Januari. Di mana rata-rata pasien berusia rentan yaitu di atas 60 tahun. Selain itu, pasien juga menderita penyakit penyerta.

“Ada tiga kasus dan usianya lansia semua. Dari segi umur beliau-beliau itu usia rentan di atas 60 tahun,” katanya.

Peningkatan yang terjadi saat ini, lanjut Nyoman, masih wajar dan tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan beberapa bulan yang lalu pada 2021. Peningkatan kasus ini diklaim masih bisa ditoleransi dan ditangani oleh petugas kesehatan.

“Kenaikan ini masih wajar kalau dibandingkan dengan empat bulan yang lalu. Kenaikan ini belum signifikan,” katanya.

Saat ini pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih dalam masa perawatan di RSUD Kota Mataram. Untuk mengantisipasi meningkatkan kembali kasus Covid-19 pada usia rentan, pemerintah Kota Mataram mengencerkan pemberian vaksin booster atau dosis ketiga kepada para lansia.

“Ini relevan dengan kebijakan pemerintah kota sekarang ini mengarahkan untuk booster atau vaksin ketiga. Ini difokuskan untuk para lansia atau yang memiliki komorbid. Karena tren beberapa hari terakhir ini yang terkonfirmasi positif yang lanjut usia,” ungkapnya.

Tiga tambahan kasus Covid-19 tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas. Di mana, tiga pasien tersebut menderita penyakit dan setelah dilakukan pemeriksaan dinyatakan positif Covid-19.

“Sampai sekarang yang kena ini tidak ada yang varian Omicron. Semua sampel sudah kita kirim dan hasilnya non Omicron,” terangnya. Nyoman juga mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan Covid-19. Penerapan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari harus dimaksimalkan.

“Jadi prokes harus dilaksanakan, jangan abai. Segera ikuti program pemerintah yang sedang dilaksanakan yaitu vaksinasi atau vaksinasi dosis ketiga atau booster,” ucap Nyoman.

Dengan adanya tambahan kasus tersebut, jumlah pasien Covid-19 yang sedang dirawat di RSUD Kota Mataram sebanyak 16 orang. Sehingga total kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Mataram sejak tahun 2020 lalu yaitu mencapai 7.108 orang. Dari jumlah ini sebanyak 6.838 pasien sudah dinyatakan sembuh dan 254 pasien meninggal. (azm)