Kasus Penyelewengan Dana BLT-DD oleh Kades Banjarsari Naik ke Penyidikan

Lombok Timur (Inside Lombok) – Kasus yang penyelewengan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang dilakukan oleh Kepala Desa Banjar Sari, Kecamatan Labuhan Haji sempat mengundang amarah masyarakat dengan menyegel kantor desa setempat. Kasus tersebut dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lotim dan naik ke penyidikan.

Kepala Seksi Intel Kejari Lotim, L Mohamad Rasyidi mengatakan bahwa kasus penyelewengan BLT-DD yang dilakukan oleh Kepala Desa Banjar Sari itu sudah naik ke penyidikan setelah ditemukan bukti kuat dan memeriksa sekitar 30 saksi lebih.

“Kita sudah lakukan klarifikasi terhadap 30 saksi sehingga kita punya dua alat bukti kuat untuk dinaikkan ke penyidikan,” ucapnya kepada Inside Lombok, Jumat (26/03/2021).

Kasus penyalahgunaan BLT-DD tersebut nantinya akan memanggil pihak-pihak untuk diperiksa. Untuk total kerugian sementara akibat penyalahgunaan tersebut mencapai Rp190 juta.

“Hasil pemeriksaan tim kerugian masih sekitar itu,” katanya.

Untuk diketahui, oknum kepala desa tersebut kini telah mengundurkan diri dari jabatannya. Namun, hal tersebut akan terus berlanjut untuk proses hukum.