Kejari Selidiki Dugaan Korupsi Akses Jalan TWA Gunung Tunak

394
Akses jalan menuju TWA Gunung Tunak yang rusak beberapa bulan lalu. (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah saat ini sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi pada akses jalan menuju Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tunak, Desa Mertak, Kecamatan Pujut. Dugaan korupsi yang diselidiki menyangkut konstruksi jalan yang ambruk beberapa bulan lalu.

“Kita belum tahu besaran kerugian negaranya. Tapi indikasinya sudah ada. Sehingga kami turun lakukan pemeriksaan,” kata Kepala Kejari Lombok Tengah, Fadil Regan akhir pekan ini di Praya.

Diterangkan, akses jalan menuju TWA Gunung Tunak sepanjang 1 kilometer tersebut dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB pada 2017 lalu. Total anggaran pembangunannya mencapai Rp3 miliar.

Saat ini Kejari Loteng tengah menunggu hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh tim ahli yang didatangkan dari luar daerah. Sementara itu, sekitar 15 orang dari pihak-pihak terkait sudah dipanggil untuk dimintai keterangannya, di antaranya dari rekanan proyek dan Dinas PUPR.

“Sekarang ini kita tunggu hasil dari tim ahli yang kita datangkan untuk cek fisiknya. Semoga segera selesai,” katanya.

Diketahui, akses jalan menuju TWA gunung Tunak tersebut mengalami rusak parah karena longsor yang terjadi pada Agustus lalu. Akan tetapi, jalan tersebut memang sudah rusak sejak lima bulan sebelumnya, hingga akhirnya rusak parah akibat longsor. (irs)