Kelola Pendapatan, PMI di Lotim Didorong Buat Koperasi

18
Kadis Koperasi dan UMKM Lotim, Hj Masnan (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dalam memaksimalkan penghasilan yang didapat dari menjadi pekerja migran Indonesia (PMI), para mantan PMI akan didorong untuk membuat usaha agar tidak terus menerus mengandalkan penghasilan dari luar negeri.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lotim, Hj. Masnan mengatakan masih banyak PMI yang sukses dan membawa lumayan penghasilan dari luar negeri, akan tetapi setelah sampai di rumah tidak membelanjakan penghasilannya sesuai kebutuhan melainkan keinginan.

“Jadi hal itu yang kita atensi dengan mengedukasi mantan PMI kita untuk bagaimana memanajemen penghasilan mereka setelah pulang dari perantauan dengan baik dan benar,” ujarnya kepada Inside Lombok, Rabu (18/05).

Untuk Itu pihak Diskop dan UMKM Lotim mendorong edukasi para mantan PMI yang dikatakan berhasil dengan membawa penghasilan untuk lebih memprioritaskan kebutuhan pokoknya, serta diberikan bimbingan untuk membentuk koperasi.

“Kami akan panggil para mantan PMI ini nantinya dan kita berikan bimtek dan pelatihan tentang koperasi agar hasil ataupun keuangannya tidak terputus,” jelasnya.

Dengan apa yang dicanangkan tersebut, Diskop dan UMKM Lotim optimis ke depannya para mantan PMI dapat memanfaatkan hasil keringatnya sendiri dengan baik, dan tentunya bisa menjadi modal untuk menggerakkan perekonomian dan menjadi ladang penghasilan sendiri.

“Dengan begitu kan para PMI tidak lagi keluar masuk negeri orang untuk mencari nafkah, dia bisa memanfaatkan hasilnya sendiri dengan mengelola koperasi yang dimiliki,” pungkasnya. (den)