Ketua DPRD Kota Mataram Sambut Walikota dan Wakil Walikota dengan Empat Pesan Menyentuh

Rapat paripurna penyampaian pidato sambutan Walikota dan Wakil Walikota Mataram, Jumat (26/02/2021). (Inside Lombok/Istimewa).

Mataram (Inside Lombok) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Sambutan Walikota Mataram hasil pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 di Hotel Grand Legi, Mataram, Jumat (26/02/2021).

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi. Sebagai pembuka acara, Ketua DPRD menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya H. Mohan Roliskana sebagai Walikota Mataram dan TGH Mujiburrahman sebagai Wakil Walikota Mataram periode 2021 – 2026. Ia berharap pasangan kepala daerah tersebut dapat mengemban amanah yang diberikan.

“Semoga dapat menjalankan amanah untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Mataram yang kita cintai ini,” ucapnya.

Didi Sumardi menyampaikan empat pesan dan spirit yang terkandung dalam pelaksanaan rapat paripurna yang merupakan forum resmi pertama yang dihadiri oleh Walikota dan Wakil Walikota Mataram. Harapannya antara eksekutif dan legislatif memiliki spirit yang sama dalam memajukan daerah.

Pertama, pesan akan pentingnya legitimasi dari seluruh warga Kota Mataram. Bahwa DPRD merupakan representasi perwakilan seluruh masyarakat Kota Mataram hendaknya membangun kepercayaan dari masyarakat. Terutama dalam wujud memastikan bahwa hubungan kemitraan yang baik, profesional dan produktif antara DPRD dan kepala daerah sebagai sesama penyelenggara pemerintahan di daerah yang diemban bersama sesuai dengan fungsi masing-masing.

Kedua, penyelenggaraan pemerintahan daerah diadakan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Di antaranya melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat serta peningkatan daya saing daerah. Tentu dengan memerhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, dan kekhasan suatu daerah dalam sistem NKRI.

Ketiga, adanya penegasan akan adanya sebuah hakikat dari demokrasi dan berkembangnya sistem check and balances dari kedua Lembaga eksekutif dan DPRD. Terutama dalam mengemban amanah konstitusional dalam menegakkan kehidupan berdemokrasi sebagai komitmen untuk membangun masyarakat madani.

Terakhir, untuk mewujudkan hal-hal tersebut, kebersamaan dan kemitraan secara produktif, konstruktif, professional dan kekeluargaan antara DPRD dan lembaga eksekutif sangat diperlukan.

Ketua DPRD juga menyoroti berbagai hal yang perlu mendapatkan penanganan secara efektif diantaranya penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan dampaknya pada sosial dan ekonomi, masalah penanganan sampah, lapangan pekerjaan, menurunnya daya saing dan produktifitas masyarakat, masalah pengelolaan penyelenggara pendidikan, masalah menurunnya pendapatan daerah, dan lain-lainnya.

Walikota Mataram H. Mohan Roliskana menyampaikan pidato perdananya. Mohan menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat dan juga rasa bahagia karena dipercaya oleh masyarakat Mataram menjadi Walikota Mataram.

“Kami tentu bahagia atas apa yang kami terima saat ini. Tetapi kegembiraan itu bukan semata-mata karena kemenangan atas kompetisi politik. Tetapi karena Tuhan, Allah SWT membukakan kami jalan dan kesempatan agar dapat memberi manfaat bagi orang lain. Insya Allah kehadiran kami tidak hanya untuk satu orang, satu kelompok, atau partai politik tertentu tetapi representasi kesamaan semangat seluruh warga kota,” ucapnya.

Selanjutnya Mohan menyampaikan prinsip pro poor, pro job, pro growth, dan pro environment tetap menjadi acuan dalam pelaksanaan pembangunan masa pemerintahannya.

“Memasuki tahun akhir target RPJMD Kota Mataram 2016 – 2021, kami masih difokuskan pada prioritas pembangunan dan pada aspek-aspek pembangunan yaitu kesejahteraan masyarakat, pelayanan umum, dan daya saing daerah,” tuturnya

Mohan menambahkan bahwa benchmark Kota Mataram harusnya tak lagi diposisikan di level provinsi, melainkan harus berada dalam peta nasional bahkan internasional. Walaupun banyak tantangan yang harus dihadapi, ia yakin dapat melalui kondisi ini melalui kerja sama dan keseriusan pemerintah daerah.

“Untuk mewujudkan harapan itu kami menghadirkan sebuah visi yang menjadi pemandu dalam membangun Mataram yaitu menuju Mataram HARUM. Mataram yang harmonis, Mataram yang amanah, Mataram yang ramah, Mataram yang unggul dan Mataram yang mandiri. Ini adalah visi bersama untuk mewujudkan Kota Mataram yang harum untuk mensejahterakan warganya” katanya.

Terakhir, Mohan mengajak masyarakat untuk mendukung dan bekerja sama membangun Kota Mataram agar lebih baik.

“Saya mengajak kita semua untuk berikhtiar dan menguatkan tekad membangun Kota Mataram demi kemaslahatan kita bersama” tutupnya.