Kominfo KSB Bantah Aplikasi Edukasi Corona Tidak Aman

Taliwang (Inside Lombok) – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumbawa Barat melalui Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumbawa Barat, Firman Dwi Putra membantah bahwa informasi aplikasi edukasi corona dari Kominfo tidak aman.

Aplikasi PeduliLindungi tersebut sama sekali aman dan tidak malware. “Hal ini sudah dijelaskan oleh Biro Humas Kementerian Kominfo melalui Siaran Pers No. 57/HM/KOMINFO/04/2020, untuk memastikan bahwa aplikasi aman. Tidak benar jika dikatakan  tidak aman,” katanya, Sabtu.

Aplikasi PeduliLindungi saat ini sudah dapat diunduh melalui App Store dan Play Store untuk versi iOS dan Android dan tidak melalui APK sehingga sangat aman dari phising dan malware.

Aplikasi PeduliLindungi sendiri telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kominfo No.171 tahun 2020 sebagai dasar penyelenggaraan tracing, tracking dan fencing melalui infrastruktur, sistem dan aplikasi telekomunikasi untuk mendukung Surveilans Kesehatan melengkapi Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika sebelumnya yaitu Keputusan Menteri Kominfo No.159 Tahun 2020.

Keputusan Menteri ini bersifat khusus dan sekaligus untuk memberikan jaminan perlindungan data pribadi sesuai perundang-undangan. Untuk itu, Kementerian Kominfo mengimbau masyarakat tidak ragu untuk menginstall PeduliLindungi, karena provider menggunakan sistem keamanan berlapis.

Seperti diketahui, beredar informasi yang menyebutkan bahwa aplikasi PeduliLindungi sebagai Aplikasi Edukasi Corona dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tidak aman.

Banyak beredar di media sosial dan dibahas oleh warga net di Kabupaten Sumbawa Barat, bahwa Aplikasi tersebut dituduh rawan phising dan malware karena belum tersedia di App Store dan Play Store. (Ant)