Kreatif, Pemdes di Lotim Ini Beri Warga Pelatihan Cara Membuat Hand Sanitizer

Edukasi Pembuatan Hand Sanitizer Mandiri di Desa Aikdewa, Kamis (23/07/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Berbagai langkah dilakukan semua pihak di masa adaptasi kebiasaan baru dalam menerapkan protokol pencegahan. Seperti pembinaan yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Aikdewa Kecamatan Pringgasela Kabupaten Lotim. Yaitu pelatihan tentang pembuatan hand sanitizer.

Sekdes Desa Aikdewa, Mustofa Bakri mengatakan langkah tersebut untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dalam menerapkan protokoler pencegahan dari hal terkecil. Hal ini juga dilakukan agar masyarakat bisa membuat hand sanitizer sendiri tanpa harus mengandalkan bantuan dari orang lain.

“Dalam hal ini kami menggandeng KKN Kebencanaan Unram, KKN Tanggap Covid UGR dan Puskesmas Pringgasela,” ujarnya, di Aikdewa, Kamis (23/07/2020).

Dalam era new normal masyarakat akan dibiasakan hidup dengan lebih memerhatikan kesehatan. Untuk itu pihak Desa Aikdewa mulai mengambil langkah pembinaan atau cara pembuatan hand sanitizer kepada masyarakat.

“Kalau masyarakat sudah bisa, kan mudah dalam membuat hand sanitizer sendiri dalam jumlah yang banyak,” ujarnya.

Pihak Desa Aikdewa, KKN Kebencaan Unram dan KKN Tanggap Covid-19 UGR sebagai pencetus rencana tersebut mendapat apresiasi dari pihak puskesmas. Ini dalam upaya gerak cepat yang dilakukan desa melakukan pembinaan terhadap warganya agar protokoler pencegahan bisa dibuat secara mandiri.

“Dalam hal ini kita sudah siapkan bahan-bahan yang mudah dijumpai seperti lidah buaya, jeruk nipis dan alkohol 70 persen,” jelasnya.

Edukasi tersebut merupakan langkah awal yang dilakukan Pemdes Aikdewa dalam mempersiapkan warganya di era adaptasi kebiasaan baru. Adapun nantinya pemdes akan membina warganya dalam pembuatan masker secara mandiri.

“Kita akan bina masyarakat dalam pembuatan masker secara mandiri dengan metode jahit tangan. Dimana nantinya warga tidak tergantung dengan bantuan masker,” katanya.

Bakri berharap dengan langkah tersebut masyarakat Aikdewa bisa mempersiapkan dirinya di era ini. Langkah kecil yang dilakukan namun bermanfaat bagi orang banyak.

“Ibarat kata kita mempersiapkan senjata bagi masyarakat untuk berperang (melawan covid-19),” pungkasnya.