Kuripan Akan Ciptakan Kampung MotoGP Lewat Mural

202
Kepala Desa Kuripan, Hasbi, saat ditemui di ruang kerjanya. Kamis (17/09/2020). (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur'ani).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Tangkap peluang untuk menarik minat wisatawan, Pemerintah Desa Kuripan rintis Konsep kampung MotoGP. Di tempat ini akan dibuat beragam mural.

Kepala Desa Kuripan, Hasbi, menyebut bahwa, untuk mendukung terealisasinya kampung Moto GP tersebut, Lemerintah desa menggandeng masyarakat yang bertalenta dalam bidang melukis atau membuat mural yang ada di Lombok Barat. Sehingga ini dapat menjadikan momentum sebagai ajang untuk semakin mengasah bakatnya. Melalui lomba melukis yang dicetuskan bersama dengan Pemkab Lobar.

“Kita akan menjadikan kampung ini sebagai barometer di NTB, bahwa satu-satunya desa sebagai kampung Moto GP” tandas Hasbi.

Perhelatan Moto GP di Mandalika sebagai salah satu acuan Desa Kuripan untuk menangkap peluang ya dapat mendukung perekonomian masyarakat Kuripan.

Salah satunya, seperti memanfaatkan rumah-rumah warga sekitar yang mendukung sebagai tempat penginapan atau home stay para turis yang berkunjung menuju Kuta Mandalika, melalui Lombok Barat.

“Tiga bulan sebelumnya akan tamu dari luar pasti datang, sehingga itu yang kita targetkan supaya mereka bisa tertarik dan penasaran dengan kampung Moto GP” imbuhnya.

Sehingga mulai dari pintu masuk Desa Kuripan, akan dilukis dengan tema MotoGP. Seperti di tempat umum, Hasbi menyebutkan, misal seperti tembok-tembok yang ada di pinggir jalan. Namun untuk tembok pemakaman yang ada dipinggir jalan, dapat dilukiskan do’a-do’a dan akan dicat warna-warni.

“Begitupun dengan tembok warga yang ada di pin daggir jalan, itu akan kita gambar, sebagai daya tariknya” sebut kepala Desa Kuripan ini.

Namun terkait dengan dana dari Desa sendiri, Hasbi mengakui bahwa, Kuripan akan berupaya menggandeng para investor untuk bekerjasama. Seperti perusahaan cat, toko bangunan, maupun dealer motor yang bisa saja mendukung inovasi dari Desa Kuripan tersebut.

“Kita nanti akan buatkan juga tugu MotoGP, kita akan buatkan panggung penghargaan, begitupun masyarakat yang tembok rumahnya masuk dikawasan yang akan ditata, itu akan kita gambar semua dan tidak hanya yang dipinggir jalan. Tapi semua yang masuk gang juga” bebernya.

Pemerintah desa telah rembuk bersama 33 ketua RT yang ada di Kuripan, guna dapat menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakatnya, supaya dapat segera juga dibentuk panitia untuk penyelenggaraan kampung Moto GP tersebut.

Untuk memotivasi masyarakat dalam merealisasikan konsep Kampung Moto GP ini. Pemerintah Desa Kuripan, mengadakan perlombaan melukis. Dengan menggandeng Pemerintah Daerah, dalam hal ini dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk dapat menyisir mayarakat Lombok Barat yang memiliki keahlian untuk melukis.

“Untuk masyarakat yang memiliki keahlian melukis ini, mereka dapat mendaftarkan diri di kantor Desa, cukup dengan membawa fotocopy KTP saja tidak ada biaya pendaftaran” terangnya.

Para peserta melukis ini nantinya hanya perlu membawa kuas sendiri karena untuk cat yang akan digunakan melukis, sudah disiapkan oleh pihak Desa.

“Ini bentuk yang kita lakukan untuk menyambut perhelatan Moto GP tahun 2021. Dan ini bentuk kita menyiapkan Desa Kuripan sebagai Kampung Moto GP” sebut Hasbi.

Untuk hadiah yang disiapkan bagi pemenang lomba melukis tersebut, diakui Hasbi bahwa saat ini masih dalam pembahasan.

“Mungkin dana yang disiapkan untuk yang juara itu Rp 12 atau Rp 15 juta nanti, yang jelas kita sudah menyiapkan semuanya. Nanti akan ada piala bupati juga dalam lomba ini” tutupnya.