Manajemen Tegaskan Tak Ada Pengurangan Karyawan di RSUD R Soedjono Selong

Kabag Umum RSUD dr R Soedjono Selong, Lalu Bagus Wikrama saat ditemui di Kantor DPRD Lotim, Kamis (13/01/2022). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R Soedjono Selong pastikan tak ada pengurangan karyawan pada tahun 2022. Rumah sakit pemerintah itu akan tetap memberdayakan semua tenaga kesehatan yang ada saat ini.

Kabag Umum RSUD dr R Soedjono Selong, Lalu Bagus Wikrama menyampaikan jumlah karyawan yang ada di RSUD R Soedjono Selong saat ini mencapai 1.291 orang. Di mana karyawan PNS sebanyak PNS sebanyak 417 orang, dan yang berstatus non PNS sebanyak 874 orang.

“Semuanya tetap akan kami berdayakan, karena saat ini kami masih sangat membutuhkan tenaga mereka,” katanya saat ditemui seusai rapat kerja bersama DPRD Lotim, Kamis (13/1).

Terlebih pada tahun ini RSUD dr R Soedjono akan segera mengoperasikan Gedung Mother And Child (Ibu dan Anak). Sehingga tenaga-tenaga yang sudah direkrut pada masa Pandemi lalu akan kembali dimanfaatkan, terlebih tenaga bidan.

“Karyawan yang kita rekrut pada masa Pandemi itu, nantinya akan kita alihkan ke Gedung Mother and Child sambil melihat perkembangannya,” jelasnya.

Adapun jika nantinya jumlah karyawan masih dirasa kurang, maka pihak RSUD akan kembali melakukan rekrutmen. Tentunya jika dibutuhkan tambahan karyawan, pihak RSUD akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Lotim.

“Kita akan tarik tenaga kesehatan yang akan dikurangi dari Dikes, itu nantinya dialihkan ke RSUD dengan melihat kebutuhan tenaga apa yang ada di RSUD,” jelasnya.

Dari sisi anggaran dirinya menyebutkan, pihaknya sudah sanggup untuk menggaji semua karyawan. Sementara pada tahun 2022 ini, pihaknya sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp7 – 8 miliar untuk menggaji karyawan. (den)