Mataram Gagal Dapat Tambahan Kuota Haji

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram H Burhanul Islam. (Inside Lombok/ANTARA News/Nirkomala)

Mataram (Inside Lombok) – Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, menyebutkan Mataram gagal mendapatkan kuota tambahan haji, karena hingga saat ini 30 orang yang diusulkan masuk dalam kuota tambahan tidak ada realisasi.

“Informasi awal kita akan mendapat tambahan kuota haji sebanyak 28 orang dari total sekitar 300 tambahan haji untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan kami telah ajukan 30 orang, tapi sampai sekarang satu pun dari nama yang kita ajukan tidak ada realisasi,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram H Burhanul Islam di Mataram, Jumat.

Dia mengatakan, dengan tidak adanya realisasi terhadap calon haji yang diusulkan tersebut maka proses pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) dinyatakan selesai dan tidak ada kuota tambahan.

“Jadi jumlah calon haji asal Mataram musim haji 2019, secara ril sebanyak 756 orang termasuk 5 orang TPHD dari Kota Mataram dan 5 dari TPHD Provinsi NTB,” katanya.

Burhanul menambahkan, agar tidak kecewa sebanyak 30 orang calon haji yang telah diusulkan namanya sebelumnya telah diberikan permakluman dan menandatangani surat agar tidak menuntut jika nama mereka tidak dapat terakomodasi tahun ini.

Sementara, saat ini sebanyak 756 orang calon haji sedang melakukan persiapan untuk mengikuti manasik haji tingkat Kota Mataram selama dua hari yakni tanggal 17-18 Juni yang dipusatkan di Madjid Hubbul Wathan Islamic Center.

Kemudian untuk mematangkan persiapan jamaah calon haji, manasik haji dilanjutkan pada tingkat kecamatan selama delapan hari dan jemraah bisa datang pada lokasi yang telah disepakati di masing-masing kecamatan.

“Kami berharap dengan dilaksanakan kegiatan manasik haji ini, semua jamaah sudah siap hingga jelang keberangkatan,” katanya.

Selain manasik, katanya, persiapan yang dilakukan saat ini yaitu penerbitan visa bagi semua calon haji, sebab hampir semua paspor jamaah untuk sudah terkumpul.

“Untuk paspor, sebagian sudah berada di Jakarta untuk proses penerbitan visa dan sebagiannya lagi masih dalam proses pemilihan tingkat Provinsi NTB,” ujarnya.

Menyinggung tentang jumlah kelompok terbang (kloter) untuk calon haji Kota Mataram, Burhanul belum dapat menyebut secara pasti karena belum ada kejelasan hitam di atas putih.

Akan tetapi, dia menyebutkan estimasinya jamaah calon haji Mataram terbagi menjadi tiga kloter yakni satu kloter utuh dan dua kloter campuran. “Estimasinya, kloter pertama Embarkasi Lombok ada di jamaah Kabupaten Lombok Timur,” katanya.

Sementara untuk jadwal keberangkatan, Kemenag Kota Mataram masih menunggu jadwal. Untuk kloter pertama nasional akan diberangkatkan tanggal 6 Juli 2019. 3 (Ant)