28.5 C
Mataram
Senin, 24 Juni 2024
BerandaBerita UtamaMXGP Dipusatkan di Pulau Lombok, Bupati Sumbawa Singgung Panitia Belum Lunasi Pajak

MXGP Dipusatkan di Pulau Lombok, Bupati Sumbawa Singgung Panitia Belum Lunasi Pajak

Mataram (Inside Lombok) – Kabupaten Sumbawa di 2024 ini tidak lagi menjadi tuan rumah MXGP, karena pelaksanaan dua seri MXGP akan digelar di Pulau Lombok, khususnya Kota Mataram. Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah mengaku belum mendapatkan informasi resmi terkait hal itu dari panitia MXGP 2024.

Mahmud mengatakan informasi pembatalan Sumbawa sebagai tuan rumah MXGP itu justru didapatkan dari para wartawan. Karena secara resmi, penyelenggara MXGP belum ada yang datang menginformasikannya.

“Saya baru terima dari wartawan juga kalau itu tidak jadi dilaksanakan di Sumbawa. Panitia belum menginformasikan ke Pemkab secara resmi, belum diinformasikan ke saya gitu,” katanya, Rabu (29/5) siang.

Ia mengatakan, tidak bisa berbuat banyak jika panitia membatalkan pelaksanaan MXGP di Pulau Sumbawa. Karena pembayaran kewajiban seperti pajak ke pemerintah daerah juga belum diselesaikan hingga saat ini. “Kita juga harapkan dari MXGP panitia harus tahu diri dong, dalam artinya kewajibannya tidak dilunaskan. Kewajiban seperti pajak itu belum diselesaikan sampai sekarang,” katanya.

- Advertisement -

Ia mengatakan, dengan pelaksanaan MXGP Pemda Kabupaten Sumbawa sampai membeli lahan sirkuit agar menjadi aset pemda. Keberadaan sirkuit tersebut sejauh ini belum dimanfaatkan maksimal karena event secara rutin jarang digelar, kecuali event MXGP.

“Kalau dengan pembatalan ini apa boleh buat. Lahannya tetap ada kan tidak hilang dan lahannya tetap ada. Apabila dilaksanakan kita pakai lagi. Secara resmi belum pernah kita buat ya. Paling teman-teman di sana menjadikan untuk hiburan saja,” katanya.

Ia mengatakan, selama ini pelaksanaan MXGP di Sumbawa membantu peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Karena dengan kedatangan para tamu dari luar Pulau Sumbawa bisa meningkatkan okupansi di daerah tersebut. “Kita mau bilang apa. Apa boleh buat kan (jika dibatalkan di Pulau Sumbawa),” katanya lagi. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer