Pasar Renteng Praya Akan Ditempati Usai Lebaran

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Pasar Renteng Praya Lombok Tengah direncanakan akan mulai ditempati oleh para pedagang usai lebaran.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Lalu Firman Wijaya akhir pekan ini di Praya. Dikatakan, relokasi pedagang usai lebaran atas dasar permintaan dari pedagang sendiri.

“Alasannya kalau dipindah sebelum lebaran nanti pelanggan yang diharapkan hilang. Karena informasi pedagang sudah terlanjur stok barang,”kata Firman.

Adapun pasar Renteng yang sudah tuntas dibangun dengan dana Rp114 miliar tersebut sudah siap untuk ditempati lagi. Pasalnya, sistem pengelolaan pasar Renteng sudah tersedia, seperti tenaga security dan cleaning service.

“Yang belum ini kan pembangunan pagar. Tapi itu bisa disiapkan sambil jalan,”ujarnya.

Sementara untuk data pedagang, pihaknya akan mengumumkan lebih dulu para pedagang yang sudah lama berjualan di sana.

Nantinya, mereka sendiri yang akan memastikan apakah nama-nama yang tercantum tersebut benar-benar pedagang yang memang sudah lama.

“Untuk menjamin prioritas itu dulu. Setelah pasti berapa pedagang lama yang tertampung, ada selisih itu yang kita buka untuk pedagang baru,”imbuhnya.

Jumlah loss yang disiapkan untuk para pedagang di pasar dua lantai itu sekitar 1.743 los. Sementara jumlah pedagang yang terdata sebanyak 1.719 pedagang.

Tapi setelah divalidasi, ternyata ada satu orang yang menguasai lebih dari dua los. Sementara ke depan, pedagang hanya boleh menempati satu los saja. Artinya nantinya akan banyak los yang akan kosong.

“Tidak banyak yang tersisa los nya nanti. Tidak sampai 10 persen,”kata Firman.

Dia juga mengatakan, setelah direlokasi, tempat berjualan para pedagang akan diatur berdasarkan jenis jualannya. Untuk komoditi basah seperti ikan segar dan daging berkaki empat akan ditempatkan di bawah.

“Kalau kita masukkan ayam, jumlah los di pasar basah itu tidak cukup. Kebetulan yang dibawa ke pasar juga yang sudah bersih. Jadi akan kita gabung di lantai dua dengan sayur,”katanya.

Cara penempatan pedagang juga akan diundi berdasarkan komoditinya. “Ada zonanya nanti dan mereka akan bersaing cabut log,”jelasnya.