Pembangunan Tugu Titik Nol Mataram Ditargetkan Mulai Agustus 2021

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (21/6/2021). (Inside Lombok/Ade).

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Pariwisata Kota Mataram akan membangun tugu titik nol kilometer Mataram yang berada di Jalan Pejanggik. Tepatnya di depan Kantor Kodim 1606 Mataram.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi mengatakan, pembangunan ditargetkan akan dimulai pada awal Agustus 2021 mendatang. “Juli ini akan dilakukan tahap perencanaan dengan anggaran sekitar Rp 150 juta,” katanya, Senin (21/6/2021).

Ia menjelaskan, adapun alasan dibangunnya tugu titik nol kilometer Mataram dilandasi karena banyaknya wisatawan lokal maupun asing yang menanyakan keberadaan titik nol kilometer Mataram. Rencananya, pembangunan tugu titik nol kilometer tersebut akan mengusung konsep kearifan lokal yang dilengkapi dengan taman serta fasilitas pendukung lainnya.

“Konsepnya sarat dengan kearifan lokal, seperti warga emas yang khas Suku Sasak serta lambang bintang yang menandakan warga kota religius. Sehingga nantinya kawasan ini akan menjadi sebuah destinasi wisata baru di Kota Mataram,” ucapnya.

Sementara itu, terkait dengan luas lahan yang dibutuhkan untuk pengerjaan proyek tersebut yakni sekitar 48 meter yang akan menggunakan lahan milik Pemerintah Provinsi NTB. Ia mengaku, pihaknya sudah mendapatkan izin penggunaan lahan dengan ketentuan tiga meter dari saluran ke arah utara dan 15 meter ke arah timur dan barat.

“Jadi taman ini akan kita bangun memanjang,” tuturnya.

Denny menyebutkan, guna mengantisipasi pengunjung parkir di pinggir jalan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB terkait rencana peminjaman tempat parkir. Sebab, di sekitar areal tersebut terdapat dua kantor milik Provinsi NTB.

“Menghindari pengunjung parkir di pinggir jalan, ke depan kita akan arahkan masuk ke areal kantor milik provinsi di bagian belakang agar pengunjung bisa berswafoto atau mengabadikan momen di titik nol kilometer Mataram,” pungkasnya.