Pemda Lotim Minta Penyalur BPNT untuk Berbenah dan Tingkatkan Pelayanan

 

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemda Lotim menindaklanjuti hasil rapat evaluasi dan koordinasi Bupati dan sejumlah pihak, terkait penyaluran program Bantuan Pangan Sosial (BSP) atau yang biasa disebut BPNT. Pemda Lotim mengadakan pertemuan dengan agen e-Waroung dan agen BRILink, dengan meminta penyalur BSP tersebut untuk berbenah.

Sekretaris Daerah Lotim, M Juaini Taofik menyampaikan kepada seluruh pihak yang terkait dengan program sembako ini untuk berkewajiban menjalankan rekomendasi Ombudsman dalam meningkatkan pelayanan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Mari semua pihak baik pemerintah daerah, BRI sebagi bank penyalur maupun e-Waroung untuk berbenah,” ucapnya saat rapat evaluasi dengan agen BRI Link dan juga agen e-Waroung, Rabu (24/02/2021).

Pemda Lotim dalam waktu dekat juga akan mengumpulkan TKSK serta para pendamping PKH sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan terhadap KPM. Sekda mengingatkan agar semua pihak berpegang pada pedoman umum program sembako 2020.

“Saya percaya akan selalu ada kendala di lapangan, akan tetapi semuanya harus dikembalikan ke pedoman umum sebagai standar,”jelas Juaini.

Sekda berharap agar penyalur meningkatan kualitas dan kuantitas e-Waroung untuk pelayanan lebih optimal kepada KPM. Karenanya, Juaini mengajak semua pihak berkolaborasi untuk memberikan layanan terbaik kepada KPM, sebab masyarakat adalah prioritas pelayanan.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Aroef Sarifudin menyampaikan tujuan mengumpulkan para agen tersebut semata untuk memperbaiki kualitas layanan kepada masyarakat. Karena itu ia berharap pemaparan dari Dinas Sosial dapat ditelaah, dipahami untuk kemudian dijalankan untuk kondisi lebih baik.

“Semoga para agen bisa memperbaiki layanan sesuai Pedum,” imbuhnya.