Pemerintah Kota Mataram Semprotkan Cairan Disinfektan di Ruang Publik

Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Bencana Nonalam Corona Virus Disease (COVID-19) Kota Mataram, melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada areal publik di sepanjang Jalan Pejanggik, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. (Inside Lombok/ANTARA /HO/Protokol Mataram)

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada ruang publik di sepanjang Jalan Pejanggik, Panca Usaha, Catur Warga, dan Jalan Pendidikan Kota Mataram, sebagai upaya penanganan Corona Virus Disease (COVID-19).

Kegiatan penyemprotan cairan disinfektan yang dilaksanakan oleh Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Bencana Nonalam Corona Virus Disease (COVID-19) Kota Mataram, berasal dari berbagai unsur terkait diawali dengan apel siaga dipimpin langsung oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh di Lapangan Sangkareang, Mataram, Selasa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram sekaligus selaku salah satu Satgas Penanganan COVID-19 Kota Mataram, Mahfuddin Noor mengatakan, dalam kegiatan penyemprotan cairan disinfektan hari ini melibatkan sekitar 200 orang, dengan enam kendaraan penyemprotan.

“Sebanyak 200 orang itu berasal dari TNI/POLRI, relawan, satgas BPBD, Dinas Kesehatan, tim reaksi cepat (TRC), RSUD Mataram, Tagana, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar),” sebutnya.

Sementara alat semprot yang digunakan berupa enam unit kendaraan, dengan kapasitas 350 liter, dan ada juga yang 5.000 liter yang merupakan kendaraan milik Damkar.

“Selain itu, tim kami juga tetap melakukan kegiatan penyemprotan di areal sekolah, perkantoran dan tempat ibadah dengan 40 unit ‘hand sprayer’ kapasitasn 10-15 liter,” katanya.

Mahfuddin menambahkan, kegiatan penyemprotan ini akan terus dilakukan pada semua area publik, dengan harapan bisa mencegah penyebaran COVID-19.

“Setelah menyasar Jalan Penjanggik, Panca Usaha, Catur Warga dan Jalan Pendidikan, nanti sore kami lanjutkan ke wilayah Kecamatan Ampenan,” katanya.

Sementara Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh sebelumnya dalam sambutannya saat memimpin apel siaga penanganan COVID-19, mengatakan, apel persiapan penyemprotan disinfektan sebagai upaya lanjutan Pemerintah Kota Mataram mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Kota Mataram.

“Penyemprotan kali ini menyasar ruang publik, jalan raya, instansi pendidikan, perkantoran, dan tempat ibadah,” katanya.

Dikatakan, saat ini statistik korban positif terinfeksi COVID-19 sejumlah daerah di Indonesia semakin meningkat. Dengan memperhatikan perkembangan itulah pemerintah Kota Mataram semakin sigap dan bekerja keras untuk melindungi masyarakatnya dari persebaran virus tersebut.

“Walaupun di Kota Mataram sendiri bahkan NTB sejauh ini tidak ada yang positif terinfeksi COVID-19,” katanya.

Akan tetapi, Pemerintah Kota Mataram terus mengeluarkan edaran, imbauan, kepada masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi wabah ini. Serta memfasilitasi masyarakat dengan tempat cuci tangan di tempat umum, dan rutin menggunakan alat pendeteksi suhu tubuh di sejumlah lokasi.

Di sisi lain, Wali Kota Mataram mengapresiasi seluruh elemen masyarakat baik TNI dan Polri yang telah bekerja keras mengantisipasi penyebaran COVID-19, dengan berharap Kota Mataram terbebas dari dampak pandemi internasional itu,

“Kita berdoa kepada Allah SWT semoga daerah kita terbebas dari virus corona,” katanya. (Ant)