Pemkab Lotim Lakukan Rapid Test dan Cek Suhu Tubuh di Pasar-pasar

Cek suhu tubuh pedagang oleh tim medis, Rabu (20/05/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemkab Lombok Timur mulai melakukan rapid test di Pasar-pasar. Ini sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona di lingkungan pasar. Hasil dari tes ini akan menjadi acuan apakah shalat idul fitri dapat dilakukan berjamaah atau tidak.

Bupati Lombok Timur, H M Sukiman Azmy mengatakan, pelaksanaan shalat ied akan ditentukan pada Jumat malam setelah hasil dari sampel rapid test rampung. Salah satunya hasil dari rapid tes berbasis pasar.

“Jika hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan, makan shalat ied di masjid bisa kita laksanakan,” ujarnya, di Selong, Rabu (20/05/2020).

Dari hasil rapid test berbasis pasar yang dilaksanakan di berbagai pasar di Lotim ini akan segera diketahui secara menyeluruh Salah satu pasar di Lotim yaitu Pasar Pegondang di Kecamatan Sakra tidak menemukan pedagang maupun pembeli yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat celcius.

“Sejauh ini di pasar Keruak belum kami temukan hasil thermo gun yang melebihi 37 derajat celcius, rata-rata pembeli maupun pedagang masih dalam kondisi normal,” ucap Nurul Adian Eka Yuniati, Tenaga Kesehatan Puskesmas Sakra.

Ia mengatakan selain memeriksa suhu tubuh, pihaknya juga menanyakan langsung kondisi para pedagang maupun pembeli tersebut. Selain itu juga, ia mengedukasi masyarakat akan pentingnya menggunakan masker, sosial distancing maupun physical diatancing.

“Kami mengedukasi masyarakat sekaligus memberikan masker gratis kepada pedagang dan pembeli,” jelasnya.