Pemkot Mataram Pastikan Masyarakat dapat JPS 2021

Mataram, 09/3 (Inside Lombok) – Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memastikan masyarakat yang terdampak langsung pandemi COVID-19 mendapatkan paket bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) 2021 untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat.

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana di Mataram, Selasa, mengatakan untuk pembagian paket JPS 2021 telah disiapkan anggaran melalui refocusing dengan total Rp165 miliar.

“Selain untuk kegiatan vaksin COVID-19, anggaran refocusing tersebut juga untuk pelaksanaan program JPS,” katanya.

Namun demikian, lanjutnya, sebelum paket JPS dibagikan, pemerintah kota terlebih dahulu melakukan evaluasi terhadap beberapa hal agar bantuan JPS bisa tepat sasaran.

Evaluasi akan dilakukan antara lain terkait dengan jenis isi paket bantuan, proses distribusi, dan penerimanya juga harus betul-betul warga yang terdampak serta menentukan JPS akan diberikan berapa tahap.

“Pemberian paket JPS 2021 tetap dalam bentuk kebutuhan pokok tidak dalam bentuk uang tunai agar lebih tepat peruntukannya,” katanya.

Pada 2020, Pemkot Mataram telah mendistribusikan paket JPS kepada 32.548 kepala keluarga (KK) yang terdampak COVID-19, sebanyak enam kali yang diberikan sekali sebulan satu paket.

Jumlah pemberian JPS bagi warga yang terdampak COVID-19 di Kota Mataram itu, dua kali lipat dari yang diberikan pemerintah pusat yang tiga kali. Kondisi itu terjadi karena setelah evaluasi saat pendistribusian ketiga, ternyata masih banyak permintaan dari warga agar JPS diberikan lagi karena kondisi ekonomi mereka belum membaik.

Untuk pengadaan program JPS terhadap 32.548 KK tersebut, pemerintah kota membutuhkan anggaran sebesar Rp8,4 miliar untuk satu kali pendistribusian JPS.

Paket JPS dengan nilai masing-masing Rp250 ribu per paket, antara lain berisi beras 10 kilogram, satu liter minyak goreng, sarden, makanan olahan UMKM seperti abon ikan, kerupuk, dan kue kering, satu kilogram gula, sabun cair dan sabun batangan tersebut juga tetap dikerjakan oleh pihak ketiga sebanyak empat rekanan. (Ant)