Penyelenggara Upayakan Tidak Ada Kemacetan Selama WSBK

Ilustrasi Kemacetan (Image Source : Kompas.com)

Mataram (Inside Lombok) – Kemacetan yang terjadi saat event balap MotoGP pada Maret lalu diupayakan tidak terulang kembali pada event World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika akhir pekan ini. Saat ini penyelenggara pun mengupayakan penambahan lokasi parkir untuk mengantisipasi kemacetan selama event balap itu digelar 11-13 November mendatang.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria mengatakan lahan parkir yang disediakan saat ini lebih representatif. “Kita kali ini bisa mengurangi unsur kemacetan yang dulu terjadi. Kekurangan-kekurangan dulu mudah-mudahan dapat kita kurangi,” katanya.

Ia menerangkan, lahan parkir yang sudah dibeton juga menjadi salah satu cara penyelenggara agar tidak banjir. Mengingat pada WSBK tahun lalu, sejumlah titik terjadi genangan.

Disebutkan, kapasitas lokasi parkir yang sudah disiapkan mencapai 4-5 ribu kendaran di satu lokasi. “Masuk ke dalam itu sudah beton semua. Jadi walaupun hujan atau setelah hujan itu beton akan mengalir ke dalam sehingga tidak becek,” katanya.

Ia menambahkan, jumlah titik parkir yang disiapkan cukup banyak baik di dalam sirkuit maupun di luar sirkuit. Sehingga memudahkan penonton memarkir kendaraannya pada saat event. “Kalau di dalam sirkuit kita hitung satu. Di luar barat ada tiga titik, di sebelah kiri ada empat titik. Ya titiknya banyak ya,” ungkap Andi.

Upaya untuk mensukseskan event ini, MGPA bekerja sama dengan semua stakeholder untuk mempersiapkannya. Antara lain seperti Dinas Perhubungan, unsur dari pemerintah provinsi, kabupaten, dan Dinas Pariwisata.

“Intinya WSBK ini sukses. Membawa nama baik Mandalika, NTB dan tentunya Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, rombongan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah melakukan touring dari Mataram menuju Sirkuit Mandalika pada Minggu (6/10) kemarin. Touring tersebut bagian dari kampanye untuk menganjurkan penonton memakai motor saat WSBK.

Setibanya di Sirkuit Mandalika, rombongan menjajaki aspal baru Sirkuit Mandalika. Menurut Gubernur menggunakan motor jauh lebih seru daripada menggunakan mobil. Penggunaan kendaraan roda dua ini juga dinilai juga bisa menghindari kemacetan. (azm)