Per 1 Juli, Sampah Belum Terpilih Dilarang Masuk TPA Kebon Kongok

30
Sampah menggunung di TPAR Kebon Kongok Lombok Barat. (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) – Per 1 Juli 2022 sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir Regional (TPAR) Kebon Kongok di Desa Sukamakmur, Lombok Barat harus sudah dipilah antara yang organik dan anorganik. Hal ini untuk mengurangi sampah yang masuk ke TPAR, karena kondisi lahan yang sudah kelebihan kapasitas.

“Kami di TPA itu per 1 Juli sampah yang masuk ke TPA harus terpilah. Kalau tidak, kita kembalikan sampahnya,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi NTB, Julmansyah, Rabu (29/6) di kantornya.

Ia mengatakan, pemilahan sampah ini karena Pemprov NTB akan mulai mengolah sampah yang dibuang ke TPAR. Nantinya, sampah yang belum terpilah dilarang dibuang ke TPAR dan menjadi tanggung jawab kabupaten/kota.

“Dibuang ke mana terserah. Kalau kota dan kabupaten sudah rapat berkali-kali untu mulai mensosialisasikan dan menyiapkan diri,” ujarnya.

Ia mencontohkan, saat ini langkah pemilahan sampah di Kota Mataram sudah mulai dilakukan. Beberapa terobosan yang dilakukan seperti membuat maggot center. Hal ini sebagai langkah antisipasi Pemerintah Kota Mataram jika terjadi lonjakan produksi sampah yang cukup besar.

“Kan di Mataram ini banyak restoran-restoran dan mall, pasar-pasar besar dan ini yang harus jelas dibuang sampah organiknya,” kata Julmansyah.

Menjelang rencana pemilahan sampah ini diberlakukan, DLHK NTB meminta agar Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram mengaktifkan kembali tempat pengolahan sampah reduce reuse dan recycle (TPS-3R).

“Kota Mataram sudah menyiapkan incinerator. Kalau semua kabupaten/kota seperti Kota Mataram menyiapkan diri (untuk) persoalan sampah, maka ke depan sampah tidak menjadi masalah,” tegasnya.

Saat ini TPAR Kebon Kongok masih menjadi tempat pembuangan sampah karena belum ada pengolahan yang dilakukan. Namun direncanakan pengolahan sampah akan mulai dilakukan 2023 mendatang di lokasi pelebaran TPA yang baru, dengan menyiapkan beberapa fasilitas pengolahan dengan teknologi modern. (azm)