Perekrutan P3K untuk Formasi Guru di Lotim Dilakukan Tanpa Seleksi

Ilustrasi P3K Guru (Image Source : NUSABALI.com)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada tahun ini dilakukan tanpa proses seleksi. Pasalnya pada tahun sebelumnya untuk formasi tersebut peserta telah lulus passing grade.

Pada perekrutan P3K saat ini, peserta yang mengisi formasi guru hanya akan melakukan proses pendaftaran dan dilanjutkan dengan daftar ulang. Setelah itu secara otomatis sudah dipastikan telah lulus pendaftaran. Kebijakan seperti ini sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat.

“Ketentuan tanpa seleksi untuk formasi guru ini sesuai dengan arahan dan petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat,” ucap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur, H. Mugni saat ditemui awak media, Jumat (25/11).

Adapun pada perekrutan P3K tahun ini, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mendapatkan 2.397 formasi. Di mana 2.075 formasi untuk guru, 255 formasi bagi tenaga kesehatan, dan tenaga teknis sebanyak 85 formasi.

Kuota formasi guru yang didapatkan Lotim pada tahun ini merupakan yang terbanyak di NTB dan saat ini para peserta sedang menjalani pendaftaran ulang. Daftar ulang ini juga untuk memastikan lokasi penempatan serta guru yang melakukan daftar ulang akan melalui verifikasi dan tinggal menerima SK pengangkatan sebagai P3K.

“Guru yang telah lulus passing grade saat ini telah melakukan daftar ulang melalui BKPSDM, ini juga untuk verifikasi apakah guru yang bersangkutan masih ada atau tidak,” ungkapnya.

Sebelumnya terdapat sebanyak 141 Guru Tidak Tetap (GTT) di Lotim mendatangi kantor DPRD untuk melayangkan protes karena tidak dapat terakomodir dalam perekrutan P3K tahun ini. Terlebih para guru tersebut telah lulus passing grade, namun yang menjadi permasalahan yakni mata pelajaran yang diampu sudah penuh. (den)