Periode Peralihan Musim, Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang di NTB

76
Ilustrasi Cuaca Ekstrim (Image source : Nusa Daily)

Mataram (Inside Lombok) – Memasuki periode peralihan musim kemarau saat ini, masyarakat masih perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Antara lain hujan lebat dan angin kencang, mengingat masih adanya peluang hujan dengan kategori menengah mengguyur sebagian besar wilayah NTB.

“Masyarakat di NTB dapat memanfaatkan peluang adanya hujan ini dengan melakukan penampungan air, guna mengantisipasi musim kemarau yang akan datang khususnya di wilayah-wilayah yang sering terjadi kekeringan,” ujar prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat, Nindya Kirana.

Diterangkan, curah hujan di wilayah NTB pada dasarian II April 2022 umumnya berada pada kategori rendah hingga menengah (0 – 150 mm/das). Kecuali di sebagian wilayah Kabupaten Lombok Tengah dan sebagian wilayah Kota Bima yang berada kategori tinggi (151 – 200 mm/das).

Curah hujan tertinggi terjadi di wilayah Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah dengan jumlah curah hujan sebesar 196 mm/dasarian. Sifat hujan pada dasarian II April 2022 di wilayah NTB umumnya berada pada kategori Atas Normal (AN). Sifat Hujan Bawah Normal (BN) hanya terjadi di sebagian kecil wilayah Lombok Barat, Lombok Utara, Sumbawa, Dompu dan Bima.

“Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH) provinsi NTB umumnya dalam kategori sangat Pendek (1 – 5 hari) hingga Masih ada hujan sampai updating yang terjadi hampir merata di seluruh wilayah NTB. HTH terpanjang terpantau terjadi di wilayah Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur sepanjang 12 hari (Kategori Menengah),” jelasnya.

Secara umum, hingga saat ini angin baratan masih mendominasi wilayah Indonesia dan lebih kuat dibandingkan kondisi klimatologisnya. Pada akhir April 2022 diperkirakan angin timuran mulai memasuki wilayah Indonesia khususnya di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Pada dasarian III April 2022, hujan dengan intensitas >20 mm/dasarian diperkirakan masih berpeluang terjadi hampir di seluruh wilayah NTB dengan peluang berkisar 20 – >90 persen. Hujan dengan intensitas >50 mm/dasarian juga masih berpeluang terjadi di sebagian wilayah NTB yaitu di wilayah Lombok Timur bagian utara, sebagian Lombok Barat bagian selatan, Lombok Utara, sebagian Sumbawa Barat, sebagian Sumbawa dan Bima dengan peluang 20–50 persen. (r)