Personel Terbatas, Polres Petakan Kerawanan Pilkada Loteng

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho mengatakan, pihaknya akan tetap mengoptimalkan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lombok Tengah pada tanggal 9 Desember nanti. Namun, pengamanan tersebut berdasarkan skala prioritas karena keterbatasan personel.

“Kita tidak bisa satu TPS satu personel. Sehingga skala prioritas berdasarkan zona hijau dan kuning”, kata Esty, Rabu (2/12/2020) di Praya.

Disebutkan, jumlah TPS Pilkada Lombok Tengah sebanyak 2.032. Adapun personel Polres yang akan diterjunkan untuk melakukan pengamanan sebanyak 800 orang personel. Ditambah oleh 139 personel TNI dan dibackup oleh 100 personel Brimob.

Selain itu, ada juga 50 kekuatan cadangan dari Dalmas Polda NTB yang akan ditempatkan di masing-masing Polsek jajaran.

“Itu akan disiagakan di Polsek untuk membantu ketika dibutuhkan percepatan pengamanan di TPS”,katanya.

Diharapkan Pilkada tetap berjalan aman dan lancar. Penyelenggara pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan jajarannya dihimbau untuk bersikap jujur dan netral.

“Ini untuk menghindari chaos. Tapi kita lihat eskalasinya nanti”, ujarnya.

Pilkada Lombok Tengah tahun ini juga dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Sehingga jumlah pemilih yang datang ke TPS diatur maksimal 550 orang pemilih per TPS.

“Sehingga diharapkan diatur jadwal kedatangan sehingga tidak terjadi penumpukan. Pembatasan itu diharapkan efektif”,katanya.