Pesantren Expo Hingga Pentas Seni Budaya Islami Mengisi Event Pesona Khazanah Ramadhan

70
Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi (Inside Lombok/Devi)
IMG 20220330 192639
Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi (Inside Lombok/Devi)

Mataram (Inside Lombok) – Gelaran event Pesona Khazanah Ramadhan sebagai acara tahunan pariwisata NTB selama bulan Ramadhan kembali digelar. Berbagai kegiatan akan mengisi event tersebut, mulai dari pesantren expo hingga pentas seni budaya islami serta bazar yang melibatkan pelaku UMKM.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Yusron Hadi mengatakan saat ini persiapan event Pesona Khazanah Ramadhan telah dilakukan. Nantinya seluruh event akan dilangsungkan di Islamic Center Hubbul Wathan selama bulan suci Ramadhan. Termasuk meliputi berbagai aktivitas peribadatan seperti salat tarawih, qiyamul lail, tadarrus Al-Qur’an, pengajian, dan pembagian zakat fitrah.

Selain itu ada juga kegiatan yang sifatnya pendukung yang akan menyemarakkan bulan Pesona Khazanah Ramadhan. “Rencananya mencakup kegiatan pesantren expo, pesantren Ramadhan, bazar Ramadhan, pentas seni budaya islami, pameran buku, dialog keagamaan, lomba-lomba, peringatan Nuzulul Qur’an, sampai kepada malam puncak yakni malam takbiran,” ujar Yusron kepada Inside Lombok, Rabu (30/3)

Event ini diharapkan memberi kesempatan siswa/siswi sekolah yang ada di NTB untuk mengikuti pesantren kilat, pentas seni budaya maupun malam takbiran. Kemudian beberapa pondok pesantren juga akan mengisi pesantren expo.

Event yang digelar setiap bulan puasa ini sebelumnya sempat digelar secara online dan offline, lantaran tingginya eskalasi kasus di tengah pandemi Covid-19. Sedangkan untuk tahun ini kemungkinan semua digelar secara offline, seiring semakin terkendalinya penularan virus.

“Kita rencanakan pekan kedua Ramadhan eventnya mulai di laksanakan sampai dengan hari terkahir puasa,” ungkap Yusron.

Event Pesona Khazanah Ramadhan sendiri ditujukan sebagai branding wisata religi di NTB. Hal ini menjadi konsentrasi dari Dinas Pariwisata NTB selama kegiatan berlangsung. Mengingat selama bulan Ramadhan kunjungan wisatawan ke tempat-tempat wisata akan berkurang karena masyarakat fokus beribadah.

“Makanya itu ada Pesona Khazanah Ramadhan ini di bulan puasa, event yang diselenggarakan juga memberikan dampak bagi pariwisata,” katanya.

Dispar NTB menargetkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat punya suguhan yang berbeda. Terlebih kali ini seluruh rangkaian event dilakukan secara offline.

“Sebelumnya memang dilaksanakan secara virtual untuk beberapa kegiatannya dan ada juga yang offline. Mudah-mudahan kali ini semua bisa laksanakan secara offline,” imbuhnya. (dpi)