Petani Tembakau Rajang Keluhkan Harga Beli Semakin Rendah

128
Salah seorang petani tembakau, ketika tengah merajang tembakau miliknya, di Sakra, Senin (28/09/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Para petani Tembakau Rajang keluhkan harga beli tembakau pada tahun ini. Sebab pada tahun ini harga Tembakau Rajang jauh menurun dibandingkan dengan harga tahun sebelumnya.

Salah seorang petani Tembakau Rajang, M Nur mengatakan, harga jual Tembakau Rajang pada tahun ini lebih murah dibandingkan tahun sebelumnya. Di mana pada tahun lalu perkwintal dijual dengan harga Rp3,5 juta hingga Rp4 juta. Sedangkan harga beli paling tinggi pada tahun 2020 ini hanya Rp3,1 juta.

“Selain harga yang jauh menurun, pada tahun ini juga pembelian Tembakau Rajang kurang lancar. Kalau dulu setiap terkumpul 10 bal kita jual,sekarang sampai numpuk baru kita bisa jual,” Beber M Nur.

Terpisah, petani lainnya, Rajab menambahkan, penurunan harga beli. Dikarenakan kualitas tembakau pada musim tanam 2020 ini kurang bagus, sehingga berpengaruh terhadap berat tembakau.

“Tembakau saat ini kurang bagus, beratnya kurang. Mungkin juga karena Covid-19 ini juga, makanya kurang lancar pembelian,” Ujar Rajab.

Dirinya berharap, sebelum musim tanam 2020 ini berakhir, kondisi harga bisa kembali stabil seperti tahun sebelumnya. Sehingga para petani yang masih sedang berjalan bisa menikmati kestabilan harga.

“Sudah ada yang final musim ini, dan mereka pak pok (tak untung, tak rugi). Kita harap, harga bisa lebih baiklah, walaupun tidak persis sama dengan tahun sebelumnya,” Tutupnya.