PLN Bangun Sumur Bor untuk Warga Lombok

131
General Manager PLN UIW NTB, Rudi Purnomoloka (kiri), meresmikan sumur bor yang dibangun untuk warga yang kesulitan air bersih di Kecamatan Sengkol, Kabupaten Lombok Tengah. (Inside Lombok/ANTARA/HO/PLN/Awaludin) 

Mataram (Inside Lombok) – PT Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat melalui program PLN Peduli membangun dua sumur bor baru untuk mengatasi masalah air bersih di beberapa kabupaten di Pulau Lombok.

“Pembuatan dua sumur bor tersebut didasarkan pada pentingnya sumber air bagi kehidupan manusia,” kata General Manager PLN UIW NTB, Rudi Purnomoloka di Mataram, Selasa.

Lokasi pembangunan sumur bor, yaitu di lapangan Mandalika, Kecamatan Sengkol, Kabupaten Lombok Tengah, dan di Dusun Semaya, Desa Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.

Rudi mengatakan, pihaknya melihat adanya potensi kekeringan di dua lokasi tersebut.

Melalui program PLN Peduli, PLN UIW NTB berinisiatif untuk turut meningkatkan kualitas hidup masyarakat, salah satunya di bidang penyediaan sarana prasarana umum dengan membangun sumur bor.

“Ini sesuai dengan motto PLN, yaitu Listrik untuk Kehidupan Lebih Baik. Kami sebagai BUMN tentu ingin hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuat kehidupannya lebih baik,” ujar Rudi.

Bantuan yang diberikan oleh PLN untuk membangun sumur bor dan fasilitas mandi, cuci dan kakus (MCK) di dua lokasi tersebut mencapai Rp200 juta. Jumlah tersebut termasuk untuk pembangunan sambungan instalasi listrik sebesar 900 Volt Ampere (VA).

“Sumur bor yang dibuat oleh PLN ini diharapkan dapat dinikmati oleh 560 kepala keluarga,” ucap Rudi.

Rudi berharap warga yang wilayahnya mendapat bantun pembangunan sumur bor bisa menjaga dengan baik, merawat sehingga terus awet dan dapat dimanfaatkan dalam waktu yang panjang.

“Bantuan Fasilitas Sumur Bor dan MCK ini mohon bisa dijaga agar dapat digunakan terus oleh warga,” ucapnya pula.

Rudi juga meminta kepada masyarakat untuk terus membantu dan memberikan dukungan kepada PLN, khususnya dalam menjaga aset-aset milik PLN.

“Masyarakat harus dukung PLN, misalnya bisa melakukan perabasan pohonnya agar tidak menyentuh jaringan, ini untuk kita semua. Atau Jika ada gangguan lainnya PLN meminta warga setempat untuk bisa menghubungi langsung PLN,” katanya. (Ant)