PNM PKU Ajak Nasabah Mekaar Kembangkan Kapasitas Usaha

112
Nasabah PNM PKU Mekaar dari tiga provinsi pose bersama di pabrik teh kelor Nasrin (Inside Lombok/ist)

Mataram (Inside Lombok) – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) mengajak nasabah mekaar yang bekerja sebagai petani daun kelor maupun pengolah daun kelor untuk meningkatkan wawasan kewirausahaan.

Serta kemampuan dalam mengelola usaha dan peningkatan efisiensi dalam usaha, termasuk pengembangan potensi lain sebagai usaha alternatif.

“Olahan daun kelor ini terpilih melalui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sebagai souvenir resmi acara dunia G20. Dengan harapan produk olahan ini bisa go internasional,” ujar Pemimpin Cabang Mataram PT PNM PKU Darwis Hari Pondang.

Untuk bisa meningkat pengembangan kapasitas usaha para petani kelor, PNM PKU menyelenggarakan studi banding dan pengolah dauun kelor, di Industri Kelor CV Tri Utami Jaya. Pelatihan ini merupakan salah satu dari tiga modal yaitu modal intelektual yang diberikan oleh PNM bagi nasabahnya.

“Dalam mendukung pertumbuhan ultra mikro dan UMKM, PNM memberikan tiga modal yaitu finansial, intelektual dan sosial,” ujarnya.

Dimana modal finansial diberikan melalui pembiayaan usaha produktif, sedangkan modal intelektual melalui pendampingan antara lain pelatihan, berbagi info dan pengalaman. Sedangkan modal sosial, PNM membangun kepedulian nasabah melalui jejaring usaha dan sinergi bisnis yang mampu membantu percepatan usaha nasabah.

“Kegiatan ini sebagai sarana PNM dalam memantau perkembangan nasabah atau nasabah naik kelas dan juga menjaga dan meningkatkan loyalitas nasabah dan bisa memberikan kebanggaan menjadi nasabah PNM Mekaar,” terangnya

Untuk itu, kegiatan studi ini dilaksanakan selama 3 hari. Mulai 10-12 Agustus 2022. Dimana pesertanya sendiri berasal dari beberapa Cabang PNM, diantaranya 2 nasabah PNM Kendari Unit Mekaar Tinanggea dan Kendari, 5 nasabah PNM Denpasar (Kupang) Unit Mekaar Maulafa, dan 2 Nasabah PNM Pati Unit Mekaar Kunduran total peserta sebanyak 10 peserta nasabah PNM Mekaar dan juga 1 pendamping dari daerahnya masing-masing.

Di sisi lain, salah satu nasabah PNM Mekaar asal Kendari Ika Sutiyatin mengaku senang sekali dengan program studi banding dari PNM, di pabrik teh kelor di Mataram, Lombok.

“Saya jadi banyak ilmu tentang daun kelor. Tadinya kita hanya membuat sayur kelor saja, sekarang kami tahu bahwa kelor dapat diproduksi jadi teh , kopi dan lain-lain. Terima kasih PNM,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik CV Tri Utami Jaya Nasrin mengatakan berbagai macam manfaat daun kelor bagi kesehatan, diantaranya untuk menjaga imunitas tubuh, dapat meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan kolesterol dan masih banyak lagi. Bahkan ia sudah melakukan regenerasi kepada anak-anaknya.

“Anak saya sudah memiliki PT sendiri yang bertautan dengan CV milik Nasrin yang bergerak di industri kelor juga,” tuturnya

Sebagai informasi, hingga 9 Agustus 2022 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 134,25 T kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 12,39 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 3.500 kantor layanan PNM Mekaar dan 688 kantor layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 422 Kabupaten/Kota, dan 5.640 Kecamatan. (dpi)