Polisi Hibur Tahanan Narkoba dengan Kegiatan Buka Bersama

257
Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP I Made Yogi Purusa Utama memberikan nasihat dan motivasi kepada tahanan narkotika dalam kegiatan buka puasa bersama, Rabu (21/4/2021). (Inside Lombok/Ade).

Mataram (Inside Lombok) – Satresnarkoba Polresta Mataram melakukan aksi berbagi takjil dan masker gratis bagi pengendara kendaraan bermotor dan masyarakat sekitar pada Rabu, (21/4/2021).

Kasat Resnarkoba Polresta Mataram AKP I Made Yogi Purusa Utama mengatakan, Aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran Polresta Mataram kepada masyarakat yang tengah melaksanakan ibadah puasa. Aksi ini akan dilakukan selama bulan Ramadan di beberapa titik di Kota Mataram.

“Akhir pekan lalu kita sudah melakukan aksi seperti ini, lokasinya di simpangan Bank Indonesia. Kemudian hari ini kita bergeser ke Taman Sangkareang. Selanjutnya kita akan lakukan lagi di beberapa titik-titik atau pusat keramaian lainnya di Kota Mataram,” katanya, Rabu, (21/4/2021).

Selain itu, Satresnarkoba Polresta Mataram juga melakukan buka puasa bersama (Bukber) dengan para tahanan khususnya tahanan tindak pidana narkotika. Saat ini tahanan kasus tindak pidana narkotika yang mendiami Rutan Polresta Mataram adalah sebanyak 28 orang.

“Rinciannya adalah 22 laki-laki, dan 6 perempuan,” ungkapnya.

Meski para tahanan sedang menjalani proses hukum di balik jeruji besi, Kasat Resnarkoba Polresta Mataram mencoba menghibur mereka agar semakin tegar dalam menghadapi permasalahan yang dilalui dengan kegiatan kekeluargaan tersebut.

Menu makanan khas Ramadan seperti nasi kotak, buah-buahan, dan jajanan ringan disiapkan untuk disantap bersama-sama.

“Bukber tersebut diadakan untuk mendorong moril para tahanan yang masih diproses hukum dan menasihati mereka untuk tidak mengulangi perbuatannya setelah menjalani masa hukuman,” tutur Yogi.

“Ini juga sebagai wujud kepedulian dan rasa empati antara kita pihak kepolisian terhadap para tahanan, dan sedikit memberikan motivasi kepada mereka agar kedepannya dapat melakukan hal-hal yang lebih baik. Tidak Kembali menjadi pengguna atau pengedar narkoba,” imbuhnya.