Polisi Masih Dalami Kasus Transaksi Pupuk Urea Berubsidi di Lobar

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Lobar, Ipda Irfan Surahman, saat ditemui di Polres Lobar. Senin (11/01/2021). (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur'ani).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Unit Tipidter Satreskrim Polres Lobar telah lakukan pemeriksaan terhadap dua oknum yang terlibat dalam jual beli pupuk urea bersubsidi di Lombok Barat. Saat ini kepolisian tengah mendalami kasus tersebut.

“Seandainya ada tindak pidana, begitupun bila ternyata barang bukti ini diambil tidak dengan konfirmasi (dicuri, red), pasti akan kami lanjutkan ke porses hukum berikutnya” tegas Kanit Tipidter Satreskrim Polres Lobar, Ipda Irfan Surahman, Senin (11/01/2021).

“Kami sudah periksa oknum yang membeli, kemudian pemilik pupuk berdasarkan pengakuan dari supir truk” imbuhnya.

Namun, dari keterangan penjaga gudang dan staf gudang, pupuk tersebut dikatakannya bukan merupakan pupuk yang keluar dari gudang tersebut. Karena setelah pihak kepolisian melakukan pengecekan antara pupuk yang telah diamankan dan yang berada di gudang, itu memiliki perbedaan.

“Sudah kita cek, baik dari karungnya (pupuk yang sudah diamankan) dengan yang di gudang itu berbeda” ungkapnya.

Sehingga untuk proses penyidikan lebih lanjut, untuk sementara, delapan karung pupuk beserta truk pengangkut dan surat-suratnya masih diamankan.

“Ini sambil kita menunggu, bila ada laporan dari kelompok tani yang merasa tidak memperoleh jatahnya” tandas dia.