Progres Pembangunan Jembatan Pejeruk Abian-Banjar Mencapai 80 Persen

Pembangunan jembatan penghubung Pejeruk Abian, Ampenan dengan Banjar atau dikenal "Repok Bebek" Kelurahan Dasan Agung Baru, Kota Mataram, Selasa (8/10/2019). (Inside Lombok/ANTARA/Nirkomala)

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan progres pembangunan jembatan penghubung di Pejeruk Abian, Ampenan dengan Banjar atau dikenal “Repok Bebek” Kelurahan Dasan Agung Baru, sudah mencapai 80 persen.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura di Mataram, Selasa, mengatakan, progres pembanguan Jembatan Pejeruk Abian-Banjar ini memang cukup bagus.

“Kontraktor mampu melaksanakan pengerjaan proyek pembangunan jembatan lebih cepat dari target yang kita tetapkan,” katanya.

Saat ini, katanya, pihak kontraktor sedang melakukan pengerjaan pemasangan reling atau pengaman bagian kiri dan kanan jembatan.

Pada konsepnya, jembatan tersebut akan dibangun khusus untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sebab jembatan itu memiliki lebar hanya sekitar 1,5 meter hingga 2 meter, dengan panjang sekitar 40 meter.

Jembatan penghubung Pejeruk Abian-Banjar itu, mengambil konsep seperti halnya jembatan di Sungai Ciliwung, Jakarta. Di mana bagian atasnya akan dipasangkan aksesori peserti pipa-pipa melingkar.

“Selain sebagai jembatan penyeberangan, harapannya jembatan itu bisa menjadi objek wisata dan rekreasi masyarakat. Apalagi, jembatan ini terintegrasi dengan Taman Bako (bawah kokok) yang Pejeruk Abian,” katanya.

Pembangunan jembatan penghubung tersebut sudah lama diharapkan masyarakat, untuk mempermudah akses warga dari Perejuk Abian menuju ke Lingkungan Banjar tembus ke Kolam Renang Aditirta Jalan Langko, begitu sebaliknya.

“Anggaran pembangunan jembatan itu bersumber dari APBD Kota Mataram sebesar Rp1,1 miliar,” katanya.

Selain jembatan penghubung Pejeruk Abian-Banjar, proyek fisik progres pembangunan tugu Mataram Metro di Jalan Lingkar selatan juga cukup bagus dan melampaui target yang ditetapkan.

“Dengan progres yang cukup bagus terhadap sejumlah proyek fisik tahun ini, kami berharap semua kontraktor bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak yang ada,” katanya. (Ant)