Prudential Syariah Dukung Pertumbuhan Ekonomi Syariah Lewat Asuransi

20
Chief Executive, Prudential Asia & Africa Nic Nicandrou, berasama Presiden Direktur Prudential Indonesia,M. L. Triwardhany dan Presiden Direktur Prudential Syariah Omar Sjawaldy Anwar (Inside Lombok/Ist)

Mataram (Inside Lombok) – PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Syariah Indonesia dan visi negara menjadi pusat ekonomi Syariah global. Saat ini perusahaan asuransi jiwa berskala internasional pertama yang mendirikan entitas asuransi jiwa Syariah yang fokus melayani pasar Syariah di Indonesia terus berkembang dengan cepat.

Presiden Direktur PT Prudential Assurance Indonesia Michellina Laksmi Triwardhany mengatakan, Prudential berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi Syariah dunia. Apalagi kinerja ekonomi dan syariah Indonesia menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun hingga kini menduduki posisi ke-4 dunia dan total aset dalam kelolaan industri Syariah terus meningkat hingga pada 2021 mencapai 17 persen.

“Entitas baru Prudential Syariah merefleksikan kuatnya komitmen dan fokus kami dalam melayani pasar Syariah untuk menopang pertumbuhan dan meningkatkan kontribusi ekonomi Syariah nasional,” ujar Michellina Laksmi Triwardhany, Rabu (6/4).

Terlebih didukung pilihan solusi perlindungan yang komprehensif dan inklusif dengan 49 pilihan produk, unit usaha syariah Prudential Indonesia berhasil mempertahankan kepemimpinan di industri dengan pangsa pasar mencapai 29 persen.

Berbagai pencapaian ini menjadi landasan yang kuat dan stabil bagi pendirian Prudential Syariah. Melalui pengalaman panjang dan rekam jejak yang sudah teruji, Prudential Indonesia akan senantiasa mendukung Prudential Syariah.

“Bersama-sama kami akan membangun fondasi yang telah dibangun selama 14 tahun terakhir untuk terus mewujudkan tujuan kami, yaitu membantu lebih banyak masyarakat Indonesia mendapatkan yang terbaik dalam kehidupannya,” imbuhnya.

Sementara itu, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) yang merupakan hasil spin off dari Unit Usaha Syariah PT Prudential Assurance Indonesia secara resmi telah memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 11 Maret 2022. Prudential Syariah pun optimis bisa menjadi pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia.

Presiden Direktur Prudential Syariah Omar Sjawaldy Anwar memaparkan, alasan Prudential Indonesia masuk ke pasar syariah di dalam negeri antara lain melihat besarnya demografi masyarakat muslim, yang belum terlayani oleh produk-produk keuangan syariah termasuk asuransi jiwa syariah.

“Porsi asuransi jiwa syariah saat ini masih sebesar sepersepuluh dari asuransi jiwa konvensional. Sehingga ada potensi besar untuk bisa tumbuh di pasar yang masih ‘blue ocean’ alias pasar yang masih luas dengan tingkat kompetisi masih rendah,” tuturnya.

Didukung oleh kapabilitas produk dan jaringan distribusi multi-kanal yang kuat, dan memiliki posisi yang kuat untuk mengembangkan bisnis Syariah dan memperluas jangkauannya ke masyarakat.

“Kami sangat optimistis dengan prospek industri Syariah di Indonesia dan berkomitmen penuh untuk mengambil peran utama dalam mendorong perkembangan ekonomi Syariah Indonesia,” jelasnya. (dpi)