Puluhan PKL di Kediri Akan Direlokasi dan Dibangunkan Lapak

Lombok Barat (Inside Lombok) – Dinas Perdagangan Lobar sebut ada sekitar 60 hingga 70 PKL (Pedagang Kreatif Lapangan) yang ada di kiri dan kanan jalan di kawasan yang akan dilebarkan di Kediri akan segera direlokasi. Menyusul pengerjaan proyek pelebaran jalan itu akan dimulai pekan ini.

Para PKL ini pun rencananya akan dibangunkan lapak yang berjumlah sekitar 70 lebih di lokasi pusat kuliner yang telah ditentukan oleh Pemda.

“PKL itu akan segera direlokasi untuk sementara kami arahkan dulu untuk masuk diantara sisi di depan kantor camat dan di selatannya masjid besar yang di Kediri” ungkap Kepala Bidang (Kabid) perdagangan Disperindag Lobar, Abu Bakar, saat ditemui di kantornya, Selasa (25/05/2021).

Hal itu sembari menunggu selesai dibangunnya lapak yang disediakan oleh pemerintah untuk para PKL tersebut. Karena rencananya Pemda akan membangun pusat kuliner (food court) untuk memusatkan para PKL tersebut.

“Lapak itu akan kami bangun untuk jangka panjang, ada sekitar 70 an. Tapi dengan keterbatasan anggaran tahun ini, jadi kami hanya bisa membangun delapan lapak dulu” beber dia.

Di mana bekas kantor desa Kediri itu rencananya akan diratakan dan dijadikan sebagai pusat kuliner. Sehingga jalan raya utama di kawasan kota santri itu bisa steril dari PKL. Sehingga jalan itu tidak lagi macet, terutama pada jam-jam ramai.

“Pembangunan lapaknya tentu bertahap, insyaallah tahun depan akan kami usulkan lagi untuk mengejar jumlah yang sekitar 65-70 itu” jelas Abu Bakar.

Di mana saat ini, anggaran yang tersedia baru Rp 446 juta untuk membangun delapan lapak awal tersebut. Sementara yang dibutuhkan untuk membangun 70 an lapak itu diprediksikan membutuhkan anggaran sekitar Rp 2 miliar. Itu yang rencananya akan diusulkan pada tahun 2022 mendatang.