Ratusan Anjing Liar di Kawasan Mandalika Menunggu Diadopsi Penampung Baru

63
Dua ekor anjing liar di area paddock Sirkuit Mandalika beberapa waktu lalu. (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Keberadaan anjing liar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dinilai cukup mengganggu kenyamanan. Karenanya, pemerintah daerah bersama PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sedang berupaya untuk mengatasi keberadaan satwa liar tersebut dengan menyiapkan beberapa solusi.

“Ini sangat mengganggu. Sudah ada solusi jangka pendek dan jangka menengah yang kita siapkan untuk mengatasi anjing liar ini,” kata Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro, Kamis (20/1/2022) di Kantor Bupati Lombok Tengah.

Solusi tersebut dimulai dengan menangkap anjing-anjing liar itu dan ditempatkan di penampungan yang telah disiapkan, bekerjasama dengan pecinta anjing yang ada di kawasan Mandalika. Kemudian, anjing-anjing tersebut akan disterilkan agar tidak beranak pinak

Kemudian ITDC akan berkoordinasi dengan komunitas pecinta anjing di seluruh dunia untuk diadopsi atau dilakukan penggalangan dana untuk pakannya. “Dalam waktu dekat kita hanya masukkan dulu anjingnya ke shelter (penampungan), mungkin ada yang mau adopsi. Perkiraan sekitar 400-500 ekor di sana,” ujarnya.

Diterangkan, persoalan yang dihadapi pihaknya sekarang ini adalah anggaran. Sehingga komunitas pecinta hewan bersama komunitas pecinta anjing internasional akan menggalang dana untuk kelangsungan hidup anjing liar di penampungan tersebut. (irs)