Ratusan Nakes RSUD Kota Mataram Terima Bantuan dari Pemkot

Walikota Mataram H. Mohan Roliskana saat memberikan paket sembako dan APD kepada tenaga kesehatan di RSUD Kota Mataram Jum’at (20/8) (Inside Lombok/Humas RSUD Kota Mataram)

Mataram (Inside Lombok) – Sebanyak 150 paket sembako dan Alat Pelindung Diri (APD) dibagikan kepada tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Kota Mataram. Pembagian bantuan sembako tersebut sebagai salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Mataram terhadap para tenaga kesehatan yang ada di rumah sakit.

Walikota Mataram H. Mohan Roliskana usai memberikan bantuan kepada tenaga kesehatan Jum’at (20/8) di RSUD Kota Mataram mengatakan, pemberian bantuan untuk tenaga kesehatan di Kota Mataram ini sebagai bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah daerah. Karena selama pandemi Covid-19, tenaga kesehatan sudah cukup maksimal melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita upayakan agar semua bisa kita sentuh ya. Cuma kenapa nakes karena garda terdepan untuk pemulihan kesehatan dan juga waktu, tenaga dan energi mereka banyak diwakafkan untuk kepentingan pelayanan kesehatan. Kami pikir, tentu mereka harus diberikan perhatian lebih kepada mereka semua,” katanya.

Dengan bantuan yang diberikan kepada tenaga kesehatan, agar bisa lebih semangat dalam menjalankan tugasnya dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selama ini berbagai upaya sudah dilakukan untuk pemulihan kesehatan dan ekonomi di Kota Mataram.

“Saat ini kita sudah turun level. Penurunan satu level ini sangat berharga sekali. Dampaknya luar biasa bagi psikologi masyarakat kita termasuk juga kegiatan masyarakat. Kita menjadi lebih optimis lagi dan punya harapan serta menguatkan satu sama yang lain untuk terus menjaga kondisi Kota Mataram ini,” ungkapnya.

Mohan mengatakan, pemerintah pusat akan Kembali melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PPKM di setiap daerah pada tanggal 23 Agustus mendatang. Diharapkan, kondisi Kota Mataram bisa lebih baik lagi dan bisa turun dari level 3.

“Kalau tidak turun kita harapkan bisa tetap bertahan di level 3,” harapnya.

Selain itu, anggaran untuk penyaluran bantuan yang diberikan kepada tenaga kesehatan tersebut bersumber dari gaji Walikota dan Wakil Walikota Mataram. Selain gaji pimpinan daerah, anggaran untuk penyaluran bantuan kepada tenaga kesehatan juga bersumber dari potongan tunjangan eselon II lingkup Pemkot Mataram.

“Bantuan ini kita distribusikan kepada semua puskesmas, rumah sakit bayangkara dan RSAD kita distribusikan juga hari ini,” ujar Mohan.

Jumlah dana yang terkumpul dari pemotongan gaji serta tunjungan pegawai lingkup Pemkot Mataram yaitu sebesar Rp132 juta.