29.5 C
Mataram
Kamis, 30 Mei 2024
BerandaBerita UtamaRatusan Petugas Amankan Puncak Event Bau Nyale

Ratusan Petugas Amankan Puncak Event Bau Nyale

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Sebanyak 512 personel POLRI dibantu aparat TNI dan Pemda Lombok Tengah (Loteng) diterjunkan untuk mengamankan event Bau Nyale pada tanggal 20-21 Februari 2022.

“Kita amankan, mulai dari lokasi acara penangkapan Nyale, lokasi parkir dan jalur,” ujar Kabag Ops Polres Loteng, Kompol Anton Rama Putra. Diterangkan, ratusan personel tersebut disebar di beberapa titik yang menjadi pusat kegiatan event Bau Nyale.

Adapun objek pengamanan maksimal dilaksanakan di enam tempat yakni hotel Novotel, Pantai Seger, Pantai Dondon Mertak, Pantai Tampah, Pantai Selong Belanak dan Pantai Torok Aik Belek Kecamatan Praya Barat Daya. “Dari semua lokasi tersebut, kita siapkan baik pengamanan terbuka maupun tertutup,” katanya.

Selain itu, seluruh personel yang terlibat pengamanan juga diminta untuk tetap mengawal protokol kesehatan (prokes) dalam kegiatan puncak event Bau Nyale tersebut. Mengingat pelaksanaan tradisi Bau Nyale yang sekarang berbeda dengan kegiatan pada tahun-tahun sebelumnya.

- Advertisement -

“Mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, untuk protokol kesehatannya juga kita kawal,” katanya.

Terpisah, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memberikan apresiasi kepada Bupati Lombok Tengah dan stakeholder lainnya sehingga festival tersebut sukses diselenggarakan tahun ini. Menurutnya, Festival Bau Nyale telah berskala nasional, sehingga akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tetapi juga daerah lainnya dengan tetap menguatkan nilai-nilai budaya.

Karena itu, berbagai rangkaian kegiatan mulai dari “sangkep warige” atau penentuan acara kegiatan Bau Nyale tetap melibatkan tokoh agama dan masyarakat adat. Selain itu, beberapa kegiatan yang sudah diselenggarakan secara streaming, seperti pemilihan Puteri Mandalika dan Bepaosan. Kegiatan lainnya seperti Peresean, Belancaran, dan Mandalika Fashion Carnaval tetap dilaksanakan secara offline dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik.

“Mandalika adalah spirit yang diceritakan oleh para orang tua agar sela penat berkelahi dengan kehidupan. Mandalika juga menawarkan kegembiraan dan keceriaan buat orang-orang kecil, orang-orang miskin, orang-orang termarjinalkan, orang terpinggirkan untuk sesekali dalam hidupnya bergembira merayakan sebuah festival,” jelas Bang Zul saat memberikan sambutan pada kegiatan Festival Bau Nyale di Halaman belakang Hotel Novotel Lombok Tengah. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer