Ratusan UMKM NTB Dikurasi untuk MXGP

79

Mataram (Inside Lombok) – Pelaku UMKM yang akan terlibat pada event Motocross Grand Prix (MXGP) Samota Kabupaten Sumbawa Barat mulai disiapkan. Saat ini ada ratusan UMKM kuliner dan kerajinan dari Pulau Sumbawa dan Lombok yang dikurasi untuk mengikuti event pada 24-26 Juni 2022 mendatang.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) NTB, Ahamd Masyhuri mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 430 lebih UMKM untuk MXGP. Namun persiapan UMKM yang akan mengisi event mendatang akan terus berkembang atau bertambah.

“Yang disiapkan sekitar 430 UMKM yang dikurasi, tapi berapa jumlah pasti belum diketahui. Pastinya akan terus berkembang jumlahnya nanti,” ujar Masyhuri, Senin (23/5).

Rencananya pada Selasa (24/5) besok pihaknya akan terjun langsung ke lapangan melihat ruang untuk mengakomodir UMKM. Untuk itu pihaknya masih terus melakukan pertemuan dengan semua stakeholder terkait, guna mematangkan konsep penempatan UMKM saat gelaran balap motocross dunia tersebut berlangsung.

“UMKM yang terlibat itu 75 persen dari Kabupaten Sumbawa, kemudian 15 persen dari kabupaten/kota sekitar seperti Sumbawa Barat, Dompu dan Bima. 10 persen dari Lombok, jadi 90 persen itu Pulau Sumbawa,” terangnya.

Dikatakan, ratusan UMKM tersebut akan ditempatkan di sekitar area sirkuit MXGP. Di mana dalam sirkuit ada sekitar 200 UMK sudah siap menempati stan, 50 UMKM dialokasikan di luar pagar depan sirkuit. Karena selain di dalam areal sirkuit juga akan dibangun lokasi camping ground. Lokasi selanjutnya dibangun 10 tenda di Taman Mangga yang diisi sebanyak 20 UMKM. Kemudian menyusul di Aik Lemak juga dibangun tenda untuk diisi pelaku UMKM.

“Sudah ada empat titik yang siap untuk UMKM. Sebelumnya ada rencana di Pelabuhan Badas untuk membangun tenda yang akan digunakan para UMKM,” tuturnya.

Di sisi lain, jika merujuk pada pelaksanaan MotoGP Mandalika Maret lalu, biaya sewa lapak yang akan dikenakan saat MXGP Samota jauh lebih murah, yakni di angka Rp5 juta. Namun kondisi tersebut akan ada sponsor yang menyediakan, di mana UMKM tidak membayar sewanya.

Disinggung soal potensi keluhan para pelaku UMKM terkait infrastruktur event MXGP Samota yang sedikit berbeda dengan event MotoGP, mulai dari jarak lokasi stan UMKM dan sirkuit balapan yang tidak terlalu jauh hingga kapasitas penonton yang juga tidak sebanyak MotoGP, pihaknya meyakinkan tidak akan ada masalah ataupun kendala yang dikeluhkan saat MXGP Samota berlangsung. “Pengalaman dari event MotoGP kemarin, mudah-mudahan tidak ada kendala dan berjalan lancar,” imbuhnya. (dpi)