Ribuan Tenaga Kerja Lokal NTB Terserap Saat WSBK

Tenaga marshal yang terekam kamera saat event WSBK beberapa waktu lalu. (Image Source: WorldSBK)

Lombok Tengah (Inside Lombok) –

Perekrutan tenaga kerja lokal untuk menyukseskan gelaran World Superbike (WSBK) mencapai ribuan orang. ITDC dan MGPA mencatat total pekerja lokal yang terlibat untuk event internasional tersebut mencapai 1.475 orang.

“Seribuan tenaga kerja tersebut termasuk warga dari enam desa penyangga KEK Mandalika untuk terlibat dalam event WSBK,” kata Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC, Arie Prasetyo, Kamis (25/11/2021).

Diterangkan, tenaga kerja ini bertugas sebagai marshal, petugas COVID-19 safety, medis dan kru medis, kru event, crowd control, dokumentasi, fasilitas, produksi, kebersihan, stage, ticketing, transportasi, dan waste management selama persiapan dan event berlangsung.

Di luar itu, ITDC melalui ITDC Nusantara Utilitas juga merekrut dan melatih sejumlah warga dari desa lingkar KEK Mandalika untuk bertugas di area-area parkir VIP dan area parkir timur untuk membantu mengarahkan kendaraan yang akan parkir, baik kendaraan roda dua, roda empat, maupun setara bus.

“Event WSBK kemarin merupakan ajang bagi kita semua untuk belajar. Kami juga berkomitmen untuk melibatkan sebanyak mungkin warga NTB khususnya warga lingkar The Mandalika untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini karena kami percaya dengan potensi yang dimiliki,” katanya.

Pihaknya berharap dengan keterlibatan masyarakat NTB dalam event berskala internasional akan semakin menambah kemampuan mereka dalam menyambut dan mengelola event-event internasional di masa datang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam meramaikan dan membantu kesuksesan pelaksanaan event WSBK 19-21 November lalu. Kami sangat bersyukur penyelenggaraan event berskala internasional WSBK ini telah membuktikan mampu memberikan multiplier effect yang dapat dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat setempat,” katanya.

Diharapkan event-event lain yang akan berlangsung di Mandalika ke depannya bisa memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat. (irs)