RPJMD Lotim Tahun 2021 Difokuskan Untuk Pertumbuhan Ekonomi

186
Sekban Bappeda Lotim, M Fauzan saat ditemui di ruangannya, Selasa (09/02/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pada tahun anggaran 2021, difokuskan untuk pertumbuhan ekonomi. Ini bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan di Lotim.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lotim, M Fauzan mengatakan, dalam rangka menurunkan angka kemiskinan di Lotim, untuk RPJMD tahun 2021 pihaknya mengusung pertumbuhan ekonomi dengan memberdayakan potensi-potensi yang ada di daerah.

“Kita akan berdayakan pelaku ekonomi kita, seperti halnya para pelaku UMKM,” ucapnya kepada Inside Lombok saat ditemui di ruangannya, Selasa (09/02/2021).

Lanjutnya, dalam mengembangkan prekonomian yang ada di Lotim, pihaknya telah meminta kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemda Lotim untuk membuat program yang sama, yaitu mengangkat program pertumbuhan ekonomi.

“Mau tidak mau kita harus usung program itu untuk meningkatkan geliat ekonomi kita,” jelasnya.

Terlebih, pertumbuhan ekonomi di Lotim semakin terpuruk dengan adanya Pandemi Covid-19, meskipun tidak begitu signifikan. Akan tetapi dampaknya tetap berpengaruh terhadap geliat prekonomian.

Perubahan RPJMD 2021 tersebut, kata Fauzan, mengacu pada peraturan Kemendagri Pasal 342 Nomor 18 dan 86 tahun 2017 tentang RPJMD apabila hasil pengendalian dan evaluasi menunjukkan proses perumusan tidak sesuai dengan tata cara penyusunan pembangunan daerah.

“Kita mengacu pada perubahan yang mendasar. Di mana pada perubahan mendasar tersebut mengacu pada terjadinya bencana, goncangan politik, krisis ekonomi, dan gangguan keamanan,” jelasnya.

Pihaknya telah melaksanakan konsultasi dengan pihak DPRD tentang RPJMD perubahan tersebut, terutama soal fokus daerah pada pertumbuhan ekonomi.