Satgas Covid-19 : ‘Herd Imunity’ di Mataram akan Segera Terbentuk

Tabel cakupan vaksin Covid-19 di Provinsi NTB (Inside Lombok/Dinas Kesehatan Provinsi NTB)

Mataram (Inside Lombok) – Cakupan vaksinasi di Kota Mataram paling tinggi jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di NTB. Bahkan, Kota Mataram akan segera mencapai herd imunity atau kekebalan kelompok sebesar 70 persen.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Suwandiasa Senin (13/9) di Mataram. Ia menyebutkan, capaian vaksinasi di Kota Mataram berdasarkan data Pemprov NTB per 12 September yaitu sebesar 69,63 persen atau sebanyak 219.735 jiwa tahap pertama. Sedangkan tahap kedua yaitu sebesar 42,96 persen atau 135.590 jiwa.

“Ya hampir 70 persen. Tapi jangan lupa protokol kesehatan ya,” katanya.

Ditegaskan Nyoman, meski Kota Mataram akan segera mencapai herd imunity, protokol kesehatan harus diterapkan dengan maksimal. Sehingga jangan sampai, kekebalan kelompok sudah terbentuk namun abai dengan protokol kesehatan. Dikhawatirkan, jika hal tersebut terjadi kasus Covid-19 di Kota Mataram bisa meningkat kembali.

“Jangan sampai Herd imunity terbentuk langsung euphoria. Begawe terus tiap hari. Kan tetap akan kena akhirnya,” ujar Nyoman.

Untuk mengantisipasi adanya euphoria masyarakat atas terbentuknya herd imunity tersebut, Satgas Covid-19 Kota Mataram akan tetap melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, pengawasan agar menerapkan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mencegah kerumunan dan mengurangi mobilitas akan tetap dilakukan.

“Kita akan tetap sosialisasi dan penertiban di lapangan jangan sampai herd imunity yang sudah terbentuk ini membuat masyarakat lalai. Capaian ini tidak mengendorkan semangat kita untuk selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk mentaati prokes,” tegas Nyoman.

Dengan capaian saat ini lanjut Nyoman, Pemkot Mataram akan meningkatkan kembali target capaian vaksin Covid-19 menjadi 80 persen. “Kita akan meningkatkan lagi ini jadi 80. Kalau bisa menjadi 100 persen,” harapnya.