Satgas Covid-19 Lobar Gencarkan Rapid Antigen Acak di Lokasi Kerumunan

91
Tim Satgas Covid-19 Lobar bersama TNI-Polri dan Pol PP saat lakukan rapid tes antigen secara acak di lokasi hiburan malam di Senggigi. Sabtu (30/01/2021). (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Dikes bersama tim satgas covid-19 Lobar akan gencarkan rapid tes antigen acak di kerumunan. Ini untuk mengingatkan masyarakat bahwa jika tidak begitu mendesak untuk lebih baik berdiam diri di rumah. Karena lonjakan kasus yang sudah mengkhawatirkan.

Di mana pada Sabtu malam (30/01/2021) kemarin, tim satgas covid-19 Lobar bersama dengan TNI-Polri dan Satpol PP melakukan rapid tes antigen secara acak. Pada 10 orang pengunjung tempat hiburan di Senggigi, walaupun secara keseluruhan hasilnya negatif. Ini akan dilakukan secara rutin.

“Ini akan menjadi agenda rutin satgas covid-19 Lobar” ucap Kabid P3KL Dikes Lobar, melalui pesan whatsapp, Minggu (31/01/2021).

Ia memberi penegasan bagi masyarakat apabila semakin abai terhadap prokes dan rentan berkerumun, maka tidak menutup kemungkinan kegiatan ini pun akan digencarkan.

Tidak hanya di lokasi hiburan di Senggigi. Tetapi juga, kata dia, di titik-titik yang rawan kerumunan, termasuk di kawasan taman kota, Giri Menang. Yang setiap sore sering kali masih ramai anak muda berkumpul di pinggir jalan tanpa prokes.

“Rapid tes acak ini sebenarnya untuk mengingatkan masyarakat, harus tetap taat prokes. Bila perlu jangan ke luar rumah kalau itu tidak mendesak” tegasnya.

Hal itu perlu dilakukan, guna dapat menentukan pola yang tepat untuk menekan angka penularan covid-19 ini di Lobar.

Kapolres Lobar melalui Kabag Ops Polres Lobar, AKP Kadek Metria, mengatakan bahwa pihaknya telah memperketat pembatasan kegiatan di Lobar. Terutama kawasan wisata Senggigi yang kerap kali menjadi sorotan dalam penerapan Prokes, terlebih tempat hiburan.

Selain menggencarkan imbauan dan melakukan penyekatan, kepolisian juga menerjunkan personel tidak berseragam untuk tetap melakukan pemantauan penerapan Prokes.

“Secara tertutup, unit-unut intelkam juga melakukan pemeriksaan identitas dan memberi imbauan agar tidak berkerumun dan memperketat prokes” bebernya, dalam keterangan tertulis yang diterima Inside Lombok.

Dirinya memberi penegasan, bila imbauan mengenai pengetatan jam malam tersebut tidak diindahkan, maka pihaknya akan mengambil sikap tegas.

“Bila ini tidak diindahkan, kita akan berikan sanksi tegas hingga berujung penutupan” tandas Metria.