Satgas Kota Mataram Pasang Informasi Zona Setiap Lingkungan

Karang Bedil berada pada zona hijau. Status zonasi wilayah yang dipasang di masing-masing lingkungan. (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah Kota Mataram mulai memasangkan informasi terkait zona masing-masing lingkungan. Hal ini dilakukan agar warga yang masuk setiap lingkungan mengetahui kondisi lingkungan sehingga bisa lebih waspada.

Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana Kamis (27/8) mengatakan, pemasangan papan informasi ini sudah dilakukan di setiap lingkungan. Tidak saja untuk zona hijau melainkan semua zona baik merah, oranye dan kuning. Lingkungan yang berada pada zona merah terdapat lebih dari lima kasus Covid-19. Untuk zona oranye terdapat 3-5 kasus dan untuk zona kuning 1-3 kasus.

“Ini saya minta semuanya. Tapi untuk diawal-awal dulu dua lingkungan dulu. Ternyata respon masyarakat sangat baik. Makanya saya bilang semua lingkungan,” ujarnya

Diterangkan, pemasangan papan informasi ini akan warga lebih nyaman. Terutama warga dari luar daerah yang datang harus menggunakan protokol kesehatan. Selain itu, pemasangan informasi zona itu juga akan menjadi bahan evaluasi Satgas Covid-19 terhadap kondisi di masing-masing lingkungan.

“Sebelumnya kan pemasangan imbauan penggunaan prokes salah satunya pakai masker. Tapi sekarang itu zona lingkungan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Mataram, saat ini masih ada dua lingkungan yang berada pada zona merah. Dua lingkungan tersebut yaitu Lingkungan Asahan wilayah kerja Puskesmas Tanjung Karang dan Lingkungan Pagutan Indah wilayah kerja Puskesmas Karang Pule.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Suwandiasa mengatakan, masyarakat harus mengetahui status di masing-masing lingkungan. Pemkot sudah memiliki aplikasi terkait status zona lingkungan. Namun biasanya aplikasi tersebut jarang diakses oleh masyarakat.

“Penempelan ini sudah dilakukan di semua lingkungan sesuai dengan zonanya,” katanya

Untuk diketahui, berdasarkan data Pemprov NTB jumlah tambahan kasus baru di Kota Mataram yaitu sebanyak 37 kasus dan sembuh sebanyak 67 kasus. Sementara yang meninggal yaitu tiga orang.

Dengan tambahan tersebut, jumlah kasus Covid-19 di Kota Mataram yaitu sebanyak 6.635 kasus. Terdiri dari 370 masih dalam masa isolasi, 6.045 dinyatakan sembuh dan 220 pasien meninggal.