Satgas Lakukan Penelusuran Kontak Pasien Positif Covid-19 di Lotim

Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, Saat Vicon dengan Awak Media, Jumat (17/04/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur ( Inside Lombok) – Kasus positif covid-19 di Kabupaten Lombok Timur kian hari semakin bertambah. Terdapat 14 warga yang telah terkonfirmasi positif dari tujuh Kecamatan. Satgas Covid-19 Lotim terus berupaya melakukan penelusuran kontak pasien.

Sekertaris Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, M Juaini Taufik mengatakan bahwa peluang Lotim dalam zona merah terbilang panjang. Apalagi PDP juga semakin bertambah.

“Wabah ini sangat rentan menyerang orang yang panik dikarenakan akan membuat imunitas tubuh mereka berkurang, begitu juga terhadap orang yang menyepelekannya,” ujar Juaini, di Selong, Senin(20/04/2020).

Lebih lanjut Juaini mengatakan bahwa misi bersama saat ini ialah memperlambat penularan. Sehingga peluang untuk pasien sembuh menjadi lebih banyak. Sebab tim medis dapat lebih fokus melakukan perawatan.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Lotim, H Fathurrahman menuturkan, sampai saat ini pihaknya masih terus menerima laporan dari puskesmas. Termasuk hasil rapid test dari beberapa klaster yang berhasil ditelusuri. Terbanyak dari klaster gowa.

“Data dari puskesmas yang ada di Lotim terus berupaya melakukan tracking, sehingga data terus berubah-ubah,” ucap Fathurrahman, Senin (20/04/2020).

Adapun dari hasil tracking kontak di Desa Batu Nampar, Kecamatan Jerowaru. Terdapat 84 orang yang berhasil di rapid test dan tidak ada yang menunjukkan hasil reaktif.

Lanjutnya, mengenai jumlah PDP yang terus meningkat, Satgas covid-19 Lotim telah mengantisipasinya dengan menambah tempat tidur di ruang isolasi yang berlokasi di RSUD Seodjono Selong. Pada awalnya hanya ada 40 bad, kini ditambah 20 bad. Sehingga total 60 bad yang telah disiapkan di ruang isolasi RSUD Soedjono Selong.