Sejumlah Sekolah di Lotim Ditutup

73
Kadisdikbud Lotim, Ahmad Dewanto Hadi saat ditemui di ruangannya, Kamis (11/02/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Tim Satgas Covid-19 Lombok Timur (Lotim) bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lotim, kembali menutup sejumlah sekolah jenjang SD dan SMP. Ini sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19.

Kepala Disdikbud Lotim, Ahmad Dewanto Hadi mengatakan, sejumlah sekolah dilakukan penutupan dikarenakan adanya siswa yeng terkonfirmasi positif Covid-19, orang tua siswa positif Covif-19, juga adanya sekolah yang tidak menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Adapun sekolah yang ditutup yaitu SMPN 1 Selong, SMPN Muhammadiyah Masbagik, SDN 4 Selong, SDN 5 Selong, SDN 6 Selong, SDN 3 Paok Motong, SDN 4 Masbagik Selatan, dan SDN Keru Permen Suralaga.

“SDN 4,5 dan 6 Selong kita tutup sebagai langkah antisipatif, dikarenakan adanya wali murid SDN 6 Selong yang terkonfirmasi positif. Karena sekolah yang berdekatan maka SDN 4 dan SDN 5 Selong juga kami tutup,” jelasnya kepada Inside Lombok di ruangannya, Kamis (11/02/2021).

Dikatakan Dewanto, SMPN 1 Selong itu ditutup selama 14 hari ke depan lantaran adanya salah seorang siswa yang terkonfirmasi positif dan sudah dilakukan penelusuran kontak. Begitu juga dengan SDN 3 Paok Motong juga ditutup karena adanya wali murid serta siswa yang positif.

“Terdapat 3 sekolah yang kita tutup lantaran tidak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” ucapnya.

Sekolah yang tidak menerapkan prokes dengan ketat tersebut ditutup selama enam hari, dan akan dilakukan pemantauan lagi untuk memastikan bahwa sekolah tersebut sudah siap melaksanakan prokes yang ketat di sekolah