Sekda NTB Minta Warga Tak Percaya Informasi Liar Soal COVID-19

Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Gita Ariadi. (Inside Lombok/ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (Inside Lombok) – Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Lalu Gita Ariadi meminta masyarakat tidak percaya terhadap isu dan informasi liar yang banyak beredar di media sosial yang menyebut data-data pribadi sejumlah warga terkait dengan virus corona jenis baru atau COVID-19.

“Mari kita waspada dan bijak menerima informasi. Hindari hoaks dan disinformasi lainnya,” ujar Gita Ariadi di Mataram, Senin.

Menurutnya, informasi yang tidak jelas sumbernya merupakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Karena itu, selaku Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di NTB, Sekda menegaskan data-data yang beredar liar itu bukan data resmi yang bersumber dari pemerintah daerah atau Gugus Tugas COVID-19. Tetapi disebarkan oleh pihak-pihak yang kurang bertanggung jawab.

“Ini menimbulkan keresahan dan rasa saling curiga di masyarakat. Dalam hal ini pemerintahlah yang berhak mengumumkan dan mengeluarkan data resmi terkait perkembangan kasus COVID-19,” tegas Miq Gita sapaan akrabnya.

Pemerintah daerah, kata Sekda, telah menyediakan akses informasi resmi, baik melalui media online yaitu website http://corona.ntbprov.go.id dan masing-masing pemerintah kabupaten/kota, serta layanan Province Call Center (PCC) NTB di nomor 0818 0211 8119.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, I Gede Putu Aryadi, yang dikonfirmasi mengenai hal ini juga mengatakan bahwa tidak selayaknya identitas orang-orang yang terkait dengan COVID-19 ini disebar ke publik.

“Waspada boleh, tapi tidak dengan meneruskan pesan yang datanya tidak diperoleh dari sumber yang jelas,” katanya. (Ant)