Sempat Mandek, Sisa ADD Sudah Disalurkan ke Rekening Desa

47
Sekda Lotim, M Juaini Taofik saat ditemui di Kantor DPRD Lotim, di Selong, Kamis (28/01/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Telah terjadi penundaan penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah (BHPRD) kepada desa-desa yang ada di Lotim. Dikarenakan keterlambatan dari desa menyerahkan surat pertanggungjawaban (SPJ). Akan tetapi, penundaan pembayaran tersebut mulai disalurkan hari ini Kamis (28/01/2020).

Sekretaris Daerah Lotim, M Juaini Taofik mengatakan, sisa ADD dan BHPRD tahun 2020 kepada desa-desa tersebut akan mulai disalurkan oleh Pemkab Lotim melalui transfer ke rekening desa masing-masing.

“Kita akan salurkan penuh ADD dan BHPRD itu kepada desa,” ucapnya saat ditemui Inside Lombok di Kantor DPRD Lotim, Kamis (28/01/2021).

Pelunasan ADD dan BHPRD yang sempat tertunda senilai Rp9 miliar tersebut akan disalurkan secara penuh ke rekening desa masing-masing dengan jumlah dana yang sudah ditetapkan.

Anggaran sebesar Rp9 miliar tersebut merupakan ADD sebesar Rp6 miliar dan Rp3 miliar untuk BHPRD. Penundaan tersebut merupakan pencairan ADD pada tahap IV.

Penundaan penyaluran ADD dan BHPRD tersebut sempat menuai protes dari seluruh desa yang ada di Lotim. Mereka mempertanyakan kejelasan dari anggaran tersebut. Kendati demikian, pihak desa pun menerima penundaan tersebut setelah mendengar penjelasan dari Sekda Lotim dan Dinas PMD Lotim.