30.5 C
Mataram
Jumat, 21 Juni 2024
BerandaBerita UtamaSirkuit 459 Lantan Disiapkan Jadi Tuan Rumah MXGP 2023

Sirkuit 459 Lantan Disiapkan Jadi Tuan Rumah MXGP 2023

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Bupati Lombok Tengah (Loteng), Pathul Bahri bersama Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan sejumlah pejabat lainya meninjau lokasi sirkuit Motocross Internasional 459 di Desa Lantan, Batukliang Utara, Loteng, minggu (4/9). Hal itu untuk memantapkan sirkuit tersebut menjadi tuan rumah MXGP 2023.

“Karena ini adalah acara level dunia dia (Pak Gubernur, Red) meninjau infrastruktur-infrastruktur pendukung yang harus kita selesaikan dulu,” kata Bupati Loteng usai hadiri Rapat Paripurna di Kantor DPRD Loteng, Senin (5/9/202).

Pihaknya pun berharap sirkuit Motocross Internasional 459 Lantan bisa digunakan untuk perhelatan MXGP tahun 2023 mendatang. “Makanya pembangunan jembatan menuju lokasi sirkuit sedang dikerjakan, dan waktunya masih lama kan sekitar Juni atau Agustus 2023,” ujarnya.

Sirkuit tersebut juga telah dijadwalkan untuk perhelatan Kejuaraan Nasional (kejurnas) Motocross, menurut informasi sebelumnya pada November 2022. Namun Bupati mengaku belum mendapatkan informasi pasti terkait tanggal dan bulannya.

- Advertisement -

“Kejurnas yang jelas akan berlangsung tahun ini, kami belum mendapat jadwal pasti dari penyelenggara untuk bulannya,” imbuh Pathul.

Diketahui sebelumnya, di beberapa titik lintasan Sirkuit Motocross Internasional 459 Lantan rusak berat dan amblas akibat hujan yang mengguyur lokasi tersebut beberapa bulan yang lalu. Kerusakan itu membutuhkan perbaikan sehingga layak menjadi lokasi even sekelas MXGP.

Bahkan sebagian warga desa setempat menjadikan beberapa titik lokasi di luar lintasan tersebut menggali lobang untuk menambang batu apung. “Kalau lintasan memang tidak butuh waktu lama dan tidak susah, kita bangun aja sebulan apalagi itu perbaikan, dan kalau berurusan dengan masyarakat saya pikir itu juga baik, daripada itu tempat tergelincir,” ujarnya.

Untuk alokasi anggaran perbaikan pihaknya tidak ambil pusing, pihaknya hanya membutuhkan alat berat untuk menimbun beberapa bagian yang amblas dan tergerus akibat hujan. “Tempat yang kemarin tergerus tinggal ditimbun saja, dan kita kerjakan bersama-sama,” tutup Pathul. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer