Sukiman Berharap Keberadaan Karang Taruna Berpengaruh Positif di Tengah Masyarakat

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy saat melantik pengurus baru Karang Taruna Kabupaten, Rabu (30/06/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan juga meningkatkan konsolidasi dan koordinasi organisasi Karang Taruna, Bupati Lombok Timur H M Sukiman Azmy, meminta agar karang taruna turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi.

Bupati Lotim H M Sukiman Azmy menyampaikan, Karang Taruna adalah satu-satunya organisasi yang hidup dan berkembang di tengah kehidupan masyarakat. Karang Taruna Lotim, memiliki semangat untuk berkembang sebagai organiasi yang solutif, dan inovatif. Pengakuan tersebut diungkap.

” Kami harap karang taruna bisa membenahi organisasi, termasuk pentingnya keberadaan karang taruna di tingkat desa dan kecamatan.Konsolidasi dan koordinasi sangat penting untuk mewujudkan kebersamaan dan keterpaduan dalam organisasi, termasuk Karang Taruna,” ucapnya saat Pelantikan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Lombok Timur (Lotim) periode 2021-2026 di Pendopo Bupati Lombok Timur Rabu (30/6).

Dirinya meminta agar Karang Taruna yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dapat mengingatkan dan menyadarkan bahwa Covid-19 nyata adanya. Hal itu dapat dilihat dari perkembangan kasus covid-19 secara global, bahkan di dalam negeri Indonesia.

“Meskipun saat ini perkembangan kasus covid-19 di Lotim terus menunjukkan penurunan akan tetapi masyarakat tetap harus menjalankan protokol kesehatan,” pesannya.

Dirinya juga berharap karang taruna Lotim juga bisa mencegah dan menanggulangi peredaran dan penyalahgunaan Narkoba. Karang Taruna diharapkan aktif memberikan informasi bila mencurigai adanya penyalahgunaan maupun peredaran Narkoba di lingkungannya.

Kata dia, tidak saja narkoba, pencegahan peredaran miras juga diharapkan menjadi salah satu rencana kerja Karang Taruna Lotim. Memerangi miras merupakan tanggung jawab semua pihak, bukan hanya Satpol PP.

“Banyak masjid saat ini yang hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan shalat semata.Padahal masjid memiliki banyak fungsi yang dapat mendorong kecintaan, tidak saja kepada masjid sebagai fisik bangunan, tetapi juga sebagai simbol kecintaan terhadap agama,” kritiknya.

Dirinya berharap, Karang Taruna bersama-sama berikhtiar seoptimal mungkin melaksanakan visi misi untuk mewujadkan Lotim yang adil, sejahtera dan aman.