Tak Semua TKI Asal Loteng yang Pulang Kampung Dikarantina

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Tengah, Fitri Andriyani mengatakan, tidak semua Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang kampung dikarantina.

“Yang tidak dikarantina ini bagi pelaku perjalanan luar negeri termasuk TKI yang sudah transit. Karena dia sudah karantina di tempatnya transit,”ujar Fitri, Kamis (21/1/2021) di Praya.

Bagi TKI yang sudah menjalani karantina di di tempat transit, dibolehkan untuk pulang langsung ke rumahnya. Namun, Disnakertrans tetap mencatat dan memonitor.

Sementara bagi TKI yang tidak transit, maka dilarang untuk langsung pulang ke rumahnya. Melainkan menjalani karantina. Saat tiba di Bandara Lombok, para TKI akan dibawa petugas ke Asrama Haji yang menjadi lokasi karantina.

Hal ini sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat. Untuk TKI asal Lombok Tengah, total ada sekitar 200 orang TKI yang menjalani karantina di Asrama Haji.

“Karantina lima hari. Saat dikarantina akan diswab. Kemarin dikasih tahu ada 11 yang positif Covid-19, tapi kita tidak tahu itu dari Lombok mana. Karena di sana semua dikarantina. Tapi itu juga sudah pulang”jelasnya.

TKI yang pulang kampung ini, lanjut Fitri, merupakan TKI yang sudah habis masa kerjanya. Sementara bagi TKI lain yang belum pulang kampung karena habis kontrak belum diketahui jumlahnya.

Sedangkan untuk pemberangkatan TKI sejauh ini hanya dibuka untuk negara tujuan Hongkong. Sedangkan Taiwan dan Arab Saudi sudah ditutup kembali setelah sempat dibuka oleh pemerintah setempat.